KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah warga terdampak tsunami yang  mengungsi di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, masih terlihat hening di sekitaran Posko Pengungsian di lereng Gunung Rajabasa, Senin (14/1/2019).

Namun, keheningan itu berubah ceria ketika 'Relawan Kemanusiaan Sahabat Ceria' kembali datang mengampiri para korban tsunami itu. Kali ini, kehadiran Sahabat Ceria bukan hanya menghibur para pengungsi. Melainkan mereka sengaja hadir dengan membawa donasi 1.000 helai jilbab.



Tanpa panjang lebar, para Relawan Sahabat Ceria yang dibantu dari komunitas Bikers Subuhan, Perahu Pustaka Lampung, Komunitas Ad-Dakwah Mukhsinin itu pun langsung membagikan satu per satu jilbab yang mereka bawa. Pembagian jilbab itu merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilakukan mereka.

Dengan semangat yang membara, tiap helaian jilbab mereka salurkan di Poski Pengungsian di beberapa titik, yakni Desa Way Muli, Pondok Pesantren Nurul Islam Desa Way Muli dan Desa Way Muli Timur.

Menurut penuturan Koordinator Sahabat Ceria, Danang Marhaens pihaknya merasa senang masih bisa berbagi kepada para korban tsunami di Kecamatan Rajabasa. Ia mengaku masih ada beberapa desa yang belum diberikan bantuan jilbab.

"Persediaan jilbab kami sudah habis, sehingga tanggal 17 Januari 2019 nanti kembali kami menyalurkan donasi 1.000 jilbab untuk wilayah kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Kalianda," kata dia seraya mengusap tetesan keringat dikeningnya.

Menurut warga Desa Sukamulya, Kecamatan Palas itu, bantuan 1.000 jilbab itu diberikan langsung kepada korban tsunami, khususnya kaum hawa. Baik anak-anak maupun orang dewasa yang beragama islam tidak menggunakan jilbab.

"Alhamdulillah, ibu-ibu dan anak anak sangat antusias dalam menyambut donasi ini. Semoga kedepan target kami tidak ada lagi kaum hawa di Pengungsian yang beragama islam tidak menggunakan jilbab. Ini bagian kerja relawan komunitas kami," ujarnya.

Kebahagian para pengungsi terlihat jelas ketika mendapatkan jilbab itu. Ketika dihampiri, Diana (29) salah satu pengungsi menyampaikan rasa terimakasih dan senang atas bantuan jilbab yang sudah diberikan kepada mereka.

"Alhamdulillah, kami sekarang punya jilbab untuk sekolah dan aktivitas sehari-hari. Terimakasih kakak-kakak dari Sahabat Ceria. Jilbab ini akan kami pakai untuk menutupi aurat," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR