LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 15 May
19656
LAMPUNG POST | Tunjangan Profesi Guru Lampung Tengah Triwulan I/2017 Cair
Bupati Lampung Tengah Mustafa saat memberikan tunjangan profesi guru (TPG) atau sertifikasi kepada guru yang bernaung dibawah organisasi PGRI. Lampung Post/Wahyu Pamungkas

Tunjangan Profesi Guru Lampung Tengah Triwulan I/2017 Cair

GUNUNG SUGIH -- Dana tunjangan profesi guru (TPG) atau sertifikasi untuk triwulan pertama tahun 2017 di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) telah cair, yakni bulan Januari, Februari, dan Maret. Hal ini dikatakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lamteng, A. Helmi, Senin (15/5/2017).
Dia menjelaskan guru di Lamteng yang mendapatkan tunjangan sertifikasi berjumlah 4.440 guru. Mereka terdiri dari guru pendidikan anak usia dini (PAUD) atau TK, guru sekolah dasar (SD) dan guru sekolah menengah pertama (SMP). "Proses pencairan sudah selesai. Hari ini mulai ditransfer ke rekening masing-masing guru. Kabupaten Lampung Tengah merupakan daerah pertama di Provinsi Lampung yang sudah membayarkan dana TPG triwulan pertama tahun 2017 ini," ujar Helmi.
Helmi menambahkan kucuran dana untuk membayar TPG di Lamteng mencapai Rp52 miliar. "Silakan cek di rekening masing-masing. Insya Allah sudah masuk," pungkasnya. Pihaknya berharap dengan cairnya TPG akan memotivasi guru untuk terus mendidik siswa-siswi di Lamteng.
Sementara itu, pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Lamteng membenarkan proses pencairan TPG sudah selesai. "Iya, Jumat (12/5/2017), sudah selesai diproses," ujar Kepala BPKAD Lamteng Madani melalui Kabid Perbendaharaan dan Belanja Pegawai Ricky Augusta.
Sekretaris Karang Taruna Lampung ini menjelaskan TPG yang dicairkan sebesar Rp52,755 miliar lebih. Perinciannya, untuk 33 guru TK Rp572.445 juta. Sementara untuk guru SD sebanyak 3.252 orang, dengan perincian dana Rp39,356 miliar lebih dan untuk guru SMP 1.132 orang dengan besaran dana Rp12,826 miliar lebih.
Sementara itu, Bupati Lampung Tengah Mustafa berharap pemberian insentif atau sertifikasi dari pemerintah dapat diimbangi dengan peningkatan kinerja guru. Tak hanya sekadar mengajar, guru diharapkan mampu mendidik siswa menjadi pribadi yang berkarakter, berkualitas, dan berprestasi.
"Dalam mengajar, guru harus punya output atau target yang harus dicapai. Jangan sampai nantinya kita hanya berbicara kuantitas, tetapi juga kualitas. Tak hanya menghasilkan banyak lulusan, tetapi bagaimana siswa tersebut mempunyai nilai dan daya saing," pungkasnya.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv