LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 2 March
7999
Kategori Lampung
Penulis Merwan
Editor Delima

Tags

LAMPUNG POST | Tim Mabes Polri Sita Berkas Pembatalan Izin PT BNIL dari Pemkab Tuba
Anggota tim dari Mabes Polri membawa sejumlah berkas dari kantor bupati Tulangbawang, Kamis (2/3/2017). (Foto : Lampost/Merwan)

Tim Mabes Polri Sita Berkas Pembatalan Izin PT BNIL dari Pemkab Tuba

MENGGALA--Tim Bareskrim Mabes Polri memeriksa dan menyita sejumlah berkas di kantor bupati Tulangbawang (Tuba), Kamis (2/3/2017). Pemeriksaan dan penyitaan terkait dengan pembatalan izin alih fungsi tanaman PT Bagun Nusa Indah Lampung (BNIL) di Kecamatan Banjarmargo dari tanaman sawit menjadi tanaman tebu.

Pembatalan izin mendapat perlawanan dari PT BNIL dengan melaporkan Bupati Tuba Hanan A Razak ke Mabes Polri pada 26 Agustus 2016 sebagai terlapor tunggal dalam kasus tersebut.

Berdasarkan laporan polisi Nomor:866/VII/Bareskrim, PT BNIL melalui General Manager, Yulius Sunaruh, melaporkan Bupati Hanan A Razak ke Mabes Polri karena tidak terima atas pembatalan SK Nomor 243 tahun 2016 tentang Perubahan Izin Usaha Perkebunan untuk Budidaya di PT BNIL. Sebelumnya, PT BNIL sudah mengantongi izin Nomor:199 tahun 2012 dari pemkab terkait alih fungsi tanaman tersebut.

Dalam pemeriksaan tertutup, tim Direktorat Tindak Pidana Umum, Subdit IV yang dipimpim Kombes Pol Jamal dan lima anggotanya selain memeriksa sejumlah pejabat, juga memeriksa berkas dan arsip di Bagian Hukum. Dalam pemeriksaan, tim didampingi Kabag Hukum Saut Sinurat dan beberapa pejabat eselon IV di bagian tersebut. Pemeriksaan berlangsung pukul 10.30--16.30.

Berdasarkan pemantauan Lampung Post, selain di bagian hukum, pemeriksaan juga di ruang kerja Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sobri. Kapolres Tuba AKBP Agus Wibowo dan anggota mabes Polri, serta sejumlah pejabat dari ruangan tersebut di antaranya Asisten III, Untung Widodo.

Namun, Kapolres dan Sekkab enggan berkomentar terkait kedatangan tim Mabes Polri tersebut. "Tim yang datang ini untuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan. Agar lebih jelas tanya penyidik," ujar Sobri.

Sebelumnya, Mabes Polri memeriksa 11 pejabat pertengahan 2016 di antaranya mantan Sekkab Rimir Mihardi, mantan Kadis Pertanian dan Perkebunan Doni Agung, dan Kabag Hukum Saut Sinurat, berikut sejumlah pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut. Tim juga memeriksa sejumlah pimpinan PT BNIL.

"Ya, masalah BNIL. Untuk lebih jauh silahkan tanya Bareskrim Mabes Polri," ujar Kombes Pol Jamal selaku ketua tim. Ia juga mengakui telah menyita sejumlah berkas terkait hal itu.


LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv