LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 27 April
2376
Kategori Lampung
Penulis Ahmad Sobirin
Editor Winarko
LAMPUNG POST | Tanpa SPPT, Warga Tubaba Tolak Bayar PBB
Suasana kantor BPPRD Tubaba, Kamis (27/4) pukul 11.24, tidak ada satu pun pegawai yang mengetahui jumlah wajib pajak bumi dan bangunan di kabupaten setempat. (Ahmad Sobirin).

Tanpa SPPT, Warga Tubaba Tolak Bayar PBB

Panaragan -- Pemerintah kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) setempat menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor penarikan pajak bumi dan bangunan tahun 2017 sebesar Rp4.500.000.000.

Nilai target tersebut terpampang di papan informasi kantor BPPRD setempat di jalan Radin Intan Kompleks SMK Negeri 1 Pulungkencana, kecamatan Tulangbawang tengah.

Menurut Sekertaris tiyuh Panaragan Jaya utama, Winarwan, untuk memenuhi target tersebut BPPRD meminta keterlibatan pemerintah tiyuh untuk melakukan penarikan wajib pajak kepada pemilik tanah dan bangunan di wilayah masing masing, namun disayangkan tidak dilengkapi dengan surat resmi dari dinas terkait.

"Kami yang selama ini melakukan pendataan dan penarikan PBB (pajak bumi dan bangunan), namun banyak yang menolak karena tidak ada SPPT (surat pemberitahuan pajak terhutang) dari dinas, kita juga takut jika nanti dituduh melakukan pungli," kata Winarwan pada Lampost.co, Kamis (27/4/2017).

Winarwan mencontohkan, di tiyuh Panaragan Jaya utama pertahun rata-rata menyumbangkan PAD dari sektor pajak sebesar Rp10 juta dan selalu dibayarkan tepat pada waktunya.

"Sebenarnya jika dari dinas langsung yang turun untuk mendata wajib pajak yang belum memiliki SPPT, akan lebih banyak PAD yang masuk ke Kabupaten," Ujarnya.

Penolakan yang dilakukan oleh warga terjadi karena surat penarikan pajak masih bersifat sementara dan tidak sesuai dengan nama asli pemilik tanah.

"Bagaimana tidak menolak mereka jika surat tagihannya tidak sesuai dengan nama mereka, sedangkan untuk mereka ngurus SPPT itu harus ke Kabupaten," Kata dia.

Untuk itu ia berharap kepada dinas terkait untuk dapat mendata ulang para wajib pajak khususnya PBB di setiap tiyuh di wilayah Tubaba.

Sementara itu dari BPPRD setempat saat Lampost.co minta konfirmasi terkait hal tersebut, tidak satu pun pegawai di kantor itu yang bersedia memberikan keterangan.

"Kepala dinas sedang rapat, Sekertaris, semua badan dan kasi sudah pada pulang semua, untuk data yang di maksud saya tidak tau," kata Nevi salah satu staf di kantor tersebut.

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv