2017 6 March
5110
Kategori Lampung
Penulis Hari Supriyono
Editor Sri Agustina
LAMPUNG POST | Sebulan, Tiga Kasus Sodomi di Lampura
Kasus kekerasan seksual masih tinggi terjadi di Lampung Utara. (Ilustrasi)

Sebulan, Tiga Kasus Sodomi di Lampura

KOTABUMI--Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Utara mendata dalam satu bulan terakhir ada tiga anak yang menjadi korban sodomi. Mereka yang menjadi korban sebelumnya telah melapor ke Polres Lampung Utara dan kasusnya hingga kini masih ditangani.

”Kami bersama pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) yang ada di Lampung Utara siap mendampingi para korban dan akan mendatangkan psikolog,” ujar Ketua LPA Lampura Imam Hanafi ditemui, Minggu (5/3/2017).

Dia merasa prihatin dengan terjadinya kasus sodomi yang dialami oleh sejumlah anak-anak yang terjadi dalam berapa bulan terkahir ini di daerah itu.
Menurutnya, penyimpangan seksual atau sodomi yang dialami oleh anak-anak yang terjadi di Lampung Utara harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.
Menurutnya, dengan kejadian ini pihaknya berharap tidak terjadi lagi, dan kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar dapat lebih ketat melakukan pengawasan kepada anak-anak. Khusus untuk para pelaku, dapat diproses secara hukum dan ditindak tegas agar kasus ini tidak terulang lagi.
Pengawasan
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Supriyanto mengungkapkan dari tiga kasus sodomi yang terjadi, baru satu yang terungkap dan dua lainnya masih dalam penyelidikan. Menurutnya, pelakunya masih anak-anak dan diketahui melakukan perbuatan karena ia kerap menonton film porno sesama jenis (laki-laki) melalui ponsel yang dimilikinya.
”Ternyata selama ini pelakunya yang masih anak-anak tersebut melakukan perbuatan itu karena pengaruh menonton film porno sesama jenis (laki-laki) melalui ponsel yang dimilikinya," kata Kasat melalui telepon, Minggu (5/3/2017).

Dia meminta semua pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, khususnya orang tua, dapat lebih ketat memberi pengawasan kepada anaknya.
”Orang tua agar dapat memberikan pemahaman kepada anak agar tidak cepat percaya dan mau diajak oleh orang yang belum dikenalnya. Begitu juga bagi orang tua juga dapat mengontrol ponsel yang dimiliki oleh anaknya."

Dia juga membenarkan dalam sebulan ini pihaknya menangani tiga kasus sodomi yang semua korbannya adalah masih anak-anak sekitar umur 5—9 tahun dan semuanya adalah warga Kotabumi.
”Dari tiga kasus tersebut, satu kasus telah terungkap dan pelakunya diketahui ternyata masih anak-anak serta masih sekolah pelajar SMP," ujarnya.

Sementara dua kasus lainnya yang baru-baru ini terjadi kini masih ditangani. "Untuk dua kasus yang baru-baru ini masih dalam proses penyelidikan dikerenakan para korban tidak mengenali para pelakunya, dan menurut korban sendiri pelakunya ternyata masih anak-anak juga,” ujarnya.

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv