LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 19 May
14728
Kategori Nasional
Penulis MTVN
Editor Winarko
LAMPUNG POST | Pemuda Ini Nekat Tipu Kapolres Sergai
Polres Serdang Bedagai (Sergai) menciduk AK, 24, karena melakukan penipuan

Pemuda Ini Nekat Tipu Kapolres Sergai

Medan -- Polres Serdang Bedagai (Sergai) menciduk AK, 24, warga Jakarta, yang menipu Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto. AK membohongi Eko untuk membelikannya tas dan dompet dari Amsterdam, Belanda.

"Polres Sergai menangkap langsung pelaku ini di Bali pada Selasa, 16 Mei, karena penipuan," ucap Kasat Reskrim Polres Sergai AKP M Agustiawan, Jumat 19 Mei 2017.

Tingkah AK memang tergolong nekat. Tak hanya mengaku sebagai co-pilot profesional maskapai penerbangan, AK juga mengaku sebagai saudara Kapolres Sergai. Bahkan pria itu pernah menginap di kediaman Kapolres.

"Di kalangan anggota Polres Sergai, AK mengaku sebagai co-pilot. Bahkan dengan pongahnya AK ini bertingkah melebihi pak Kapolres dengan menyuruh-nyuruh ini-itu kepada sopir dan ajudan Kapolres," kata beberapa anggota yang geram dengan tingkah laku AK.

Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto yang menjadi korban penipuan AK juga membenarkan pernah terkecoh. AK dikenalnya dari media sosial Path dan diketahui akrab dengan senior dan teman-teman dari Kepolisian dan TNI dari foto-foto tersangka yang beredar di medsos.

"Saya tidak pernah merasa curiga. Karena foto-fotonya memperlihatkan tersangka ini akrab dengan anggota Polri dan TNI. Akhirnya saya menerima tersangka saat berkunjung ke Mapolres Sergai bahkan tinggal hingga beberapa hari di rumah dinas," ucap Kapolres.

Dari kedekatan itu, kata Kapolres, semakin lama ia mencurigai bahwa AK adalah pilot gadungan. Bahkan tersangka berusaha menipunya dengan iming-iming pembelian tas dan dompet dari luar negeri. "Karena saya curiga saya pancing dia dengan uang yang saya transfer untuk membeli tas dan dompet dari Amsterdam."

"Namun setelah batas waktu yang dijanjikan barang yang dipesan tak kunjung tiba, saya pun memerintahkan anggota untuk melacak keberadaan tersangka dan akhirnya tertangkap sedang berada di Denpasar, Bali," tegas Kapolres.

Atas perbuatannya tersangka, lanjut Kapolres, AK dijerat dengan Pasal 378 KUHPidana tentang Penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. AK pun terpaksa berlebaran tahun ini di penjara karena harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

"Petugas menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti berupa handphone dan bukti kwitansi transferan. Kini tersangka mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," beber Kapolres.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv