LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 19 April
4266

Tags

LAMPUNG POST | Orang Tua Tidak Boleh Gaptek
Orang tua harus melek teknologi. www.tabloidku.id

Orang Tua Tidak Boleh Gaptek

PENGARUH teknologi gadget yang kini semakin dekat dengan anak-anak membuat para orang tua perlu lebih waspada dan cerdas. Untuk itu, psikolog Tika Bisono mengatakan di era kemajuan teknologi informasi saat ini, para orang tua tidak boleh gagap teknologi (gaptek) agar bisa lebih maksimal melindungi anak dari pengaruh negatif.
"Orang tua juga harus paham fitur-fitur gadget (gawai), internet, serta konten-kontennya," kata Tika di Jakarta, pekan lalu. Dengan memahami semua itu, lanjutnya, orang tua bisa tahu dampak dari fitur dan internet tersebut sehingga bisa mengarahkan anaknya.
"Karena anak tidak mungkin belajar dampak dari gadget karena dia hanya pengguna," kata penyanyi pop era 1980-an itu. Tika menilai gawai, internet, dan media sosial yang tengah populer seiring perkembangan teknologi komunikasi yang makin canggih bisa menjadi celah bagi pengaruh luar masuk  pikiran, bahkan sampai ke hati nurani penggunanya.
"Kalau yang memagari enggak ada gara-gara faktor intelektualitasnya enggak sampai, lebih baik anak enggak usah bergadget ria," ujarnya.
Dia sepakat salah satu yang harus diwaspadai orang tua dari dunia maya adalah ajaran radikalisme yang saat ini cukup masif dan tentang kejahatan dengan korban anak-anak yang berawal dari media sosial. Untuk itu, sejak dini anak harus dijauhkan dari kemungkinan terpengaruh ajaran pengaruh-pengaruh buruk tersebut.
Menurut dia, kuncinya terletak pada pola pengasuhan demokratis yang memberikan kebebasan kepada anak untuk mengemukakan ide dan pendapatnya. "Pola asuh ini adalah pola yang paling mendasar. Sayang, tidak banyak keluarga yang menerapkan pola demokratis itu," kata Tika.
Padahal, keluarga merupakan faktor utama untuk mencegah dan melindungi anak dari virus radikalisme serta paham negatif lainnya. Menurut dia, pengaruh lingkungan dan nilai-nilai dari luar memang besar, tetapi faktor yang akhirnya membuat anak bisa memilih dengan baik adalah nilai-nilai yang ditanamkan dari rumah. "Bila dari sejak dari rumah anak sudah mendapatkan kekebalan, tentu akan lebih mudah meredam pengaruh lingkungan dan dari luar," ujarnya.

Jangan Hanya Dilarang

Sementara itu, menurut psikolog Retno A Riani, orang tua harus semakin ekstra dalam melakukan pengawasan. Kecenderungan anak-anak bermain media sosial, selain karena rasa ingin tahun anak yang besar, serta keinginan mengikuti kegiatan yang dilakukan orang-orang di sekeliling mereka. Seperti saat teman-teman bermain media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram.
"Teman-temannya yang sudah memiliki akun media sosial membuat mereka ingin menunjukkan diri bahwa mereka juga tidak ketinggalan," ujar Rini. Bagi para orang tua, menurut Retno, jika anaknya memang sudah mulai bermedia sosial, hal penting yang harus dilakukan adalah memberikan pemahaman tentang hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan dengan media sosialnya itu.
Usahakan orang tua juga selalu berkomunikasi dengan anak tentang hal-hal yang dilakukan di media sosialnya. Untuk melarang anak bermain media sosial, menurut Retno, akan sulit karena justru akan membuat anak diam-diam bermain medsos di belakang orang tua dan lebih sulit mengawasinya. "Jika dilarang, anak justru akan diam-diam menggunakannya dan ini lebih bahaya," kata Retno, diwawancarai beberapa waktu lalu.
Selain harus mengetahui berbagai aplikasi yang digunakan oleh anak, orang tua dapat meminta anak untuk tidak berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal, dan tidak terlalu membuka diri di media sosial.
Hal tersebut, menurut Retno, untuk meminimalisasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, seperti penculikan hingga pelecehan seksual anak, yang banyak bermula dari media sosial.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv