LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 21 April
1008
Kategori Generasi Emas
Penulis Ahmad Amri
LAMPUNG POST | Membentuk Karakter Anak dari Pembiasaan
Para siswa dan guru TK Annida, Sungailangkap, Pesawaran, berfoto bersama di halaman sekolah, Kamis (20/4/2017). Di sekolah ini para siswa dibimbing untuk siap melanjutkan pendidikan ke tingkat SD. LAMPUNG POST/AHMAD AMRI

Membentuk Karakter Anak dari Pembiasaan

TAMAN Kanak-kanak (TK) Annida, Desa Sungailangkap, Pesawaran, mendidik setiap siswa untuk siap melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Para guru membimbing siswa dengan menerapkan konsep pendidikan belajar sambil bermain. Di sekolah yang didirikan sejak 30 September 2014 ini, para siswa aktif melakukan berbagai kegiatan yang mengacu pada kurikulum 2013 dengan berbagai tema belajar.
“Motivasi awal didirikanya TK Annida adalah untuk membantu para orang tua membimbing dan mempersiapakan anak untuk siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi yaitu SD,” ujar kepala TK Annida, Silvia Nirmala Santi, saat diwawancarai di sekolah, Kamis (20/4/2017).
Silvia menjelaskan di TK Annida para siswa dibimbing para guru untuk memiliki kemampuan mengenal angka dan huruf melalui kegiatan permainan. "Setiap siswa dilatih untuk belajar membaca menulis dan berhitung (calistung) dengan cara yang mudah agar para siswa siap masuk SD," ujar dia.
Tak hanya itu, setiap siswa juga dibimbing untuk memiliki karakter berani, mandiri, dan kreatif. Sebab, menurut Silvia, karakter tersebut dibutuhkan ketika anak memasuki jenjang pendidikan dasar. Sebagai bekal anak juga diajarkan cara bersosialisasi dan bergaul dengan sesama teman dan para guru melalui pendidikan sopan santun, sehingga diharapkan siswa akan dapat dengan mudah beradaptasi dan bersosialisasi di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
Di sekolah ini, siswa juga mendapatkan pendidikan keagamaan untuk menanamkan nilai-nilai religius. Setiap siswa sejak dini dilatih untuk melakukan kegiatan-kegiatan ibadah seperti salat berjemaah dengan praktik salat, baik salat wajib ataupun salat sunah duha, yang dilakukan di sekolah.
Para siswa juga diajarkan membaca Alquran dengan cara iqro dan dibiasakan untuk selalu mengawali kegiatan dengan membaca doa seperti sebelum dan sesudah belajar hingga sebelum dan sesudah makan. "Kami membiasakan anak-anak untuk selalu menghormati orang tua, mengucapkan salam, dan bersalaman ketika bertemu guru dan orang tua," kata Silvia. Melalui pembiasaan kegiatan-kegiatan baik sejak anak usia dini tersebut, Silvia berharap para siswanya akan tumbuh menjadi anak-anak yang berkarakter dan berakhlak mulia.

BAGIKAN


LAMPUNG POST | Manuver Rizieq Shihab Sia-sia?

Manuver Rizieq Shihab Sia-sia?

26 May 2017 16:00:00

LAMPUNG POST | Fahmi Senang Membaca Alquran

Fahmi Senang Membaca Alquran

27 May 2017 10:30:00

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv