LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 17 January
9538
Kategori Lampung
Editor Winarko

Tags

LAMPUNG POST | Lampung Tengah Potensi Biogas Terbesar
Sutarnyo (60) memperlihatkan balon penampung gas dari kotoran ternak, di Desa Batuliman, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, beberapa waktu yang lalu. Hasil sistem integrasi kelapa sawit dan sapi (siskapi) pada Kelompok Tani Wahana Makmur XI tersebut, m

Lampung Tengah Potensi Biogas Terbesar

Gunung Sugih -- Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu daerah dari tujuh daerah pengembang energi biogas. Pasalnya, Bumi Siwo Mego itu memang mempunyai potensi biogas terbesar terkait banyaknya ternak sapi di daerah itu.

Bupati Lampung Tengan Mustafa mengatakan dengan masuknya kabupaten tertua di Lampung itu ke tujuh daerah pengembang program biogas, diharapkan dapat membawa dan menyumbang energi. Terlebih, terkait energi yang berasal dari alam, Lampung Tengah sendiri memiliki sumber-sumber minyak bumi yang masih dipelajari keberadaannya. Setelah itu, dikembangkan lebih lanjut dan dimanfaatkan guna kepentingan masyarakat.

"Jangan sampai potensi yang dimiliki oleh kabupaten ini tidak terpantau dan sia-sia. Makanya, kami sangat berharap sekali potensi yang ada dapat dikelola dengan baik," kata Mustafa, Senin (16/1).

Siapa pun yang mengelolanya, kata dia, dapat memberdayakan pengusaha yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Tengah dan masyarakat lokal sehingga kehadiran mereka punya manfaat yang berarti bagi Lampung Tengah.

"Kalau berkenaan dengan produksi biogas dari kotoran sapi, sangat jelas dan pasti bahwa Pemkab Lampung Tengah terus melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang ada," ujarnya.

Apalagi, Kabupaten Lampung Tengah merupakan daerah sumber sapi. Dan saat ini pun pengembangan biogas dari kotoran sapi tersebut sedang digalakkan, terutama daerah yang belum tersaluri listrik, di antaranya daerah Seputihraman, daerah Sendangagung, dan Bangunrejo.

"Target kami, biogas ini dapat menjadi pengganti energi yang efektif dalam kesulitan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada," kata dia.
Secara pasti, Mustafa menegaskan tiga sampai empat tahun program biogas yang dikembangkan akan terlihat dampaknya. Sebab, dari jumlah kelompok sapi yang ada tidak terhitung jumlahnya.

"Oleh karena itu, Pemkab bersama jajaran SKPD yang ada terus berkoordinasi guna mengembangkan program dari Pemerintah Provinsi tersebut, saya yakin Lampung Tengah ke depan akan menjadi daerah yang memiliki program unggulan tentang biogas," ujarnya.
LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv