LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 18 April
10321
Kategori Otomotif

Tags

LAMPUNG POST | Kredit Macet Jadi Penyebab Penurunan Penjualan
Media Test Drive New Astra Daihatsu Ayla di Ciwidey, Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/4/2017). Lampung Post/Luchito Sangsoko

Kredit Macet Jadi Penyebab Penurunan Penjualan

BANDUNG -- Meski penjualan pabrik ke diler (wholesales) naik sebesar lima persen, akan tetapi, penjualan mobil secara diler ke konsumen (retailsales) justru mengalami penurunan 5%. Hal ini diutarakan Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra saat ditemui d isela acara Media Test Drive New Astra Daihatsu Ayla di Ciwidey, Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/4/2017).
Menurut dia, salah satu penyebab utama pasar tidak tumbuh sesuaidengan  harapan karena leasing company mengalami NPL (non-performing loan atau kredit macet) naik dari tahun sebelumnya. Dengan tingginya kredit macet, lanjut Amelia, hal itu membuat perusahaan pembiayaan semakin selektif melakukan kualifikasi terhadapat calon konsumen. Termasuk untuk pembelian mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC). "Kami pun berharap kondisi ini cepat berlalu, karena tanpa dukungan lising maka pasar mobil sulit berkembang," katanya.

Dia pun meyakini menjelang Lebaran demand akan tumbuh sebesar 10%. "Tapi semua tergantung perusahaan leasing, jika NPL leasing naik terus itu sulit, tapi kalau NPL-nya turun, kemungkinan cepat naiknya," terang dia.
Hal itu pula terjadi pada Astra Credit Company (ACC), seperti diungkapkan Regional Retail Sales ACC, Rudi Wiseno. Dia mengatakan masalah NPL tidak hanya terjadi pada ACC tetapi beberapa leasing lain juga dengan nilai yang berbeda.
"Kami di ACC, NPL tahun lalu naik jadi 4,1% dari 2015 yang masih 3%-an. Jadi kalau tahun lalu kami bermain di subsidi DP untuk membangkitkan konsumen kredit, tahun ini tidak lagi," ujar Rudi.
Kredit macet, kata Rudi, kerap terjadi lantaran konsumen membeli mobil dengan uang muka atau down payment (DP) rendah. Karena itu leasing juga tidak akan memberikan DP rendah untuk mobil murah.
Meski mampu membayar DP,  yang terjadi di lapangan, mobil yang sedang dicicil konsumen justru pindah tangan, karena mereka tak lagi mampu membayar cicilan.
Meski demikian, Rudi tak menampik, segmen LCGC tetap menjadi andalan. Namun, untuk mendapatkan customer, leasing akan lebih selektif, seperti melakukan survei ulang dan meminta berbagai tambahan data. “Jadinya delayed, biasanya seminggu disetujui, sekarang bisa hampir tiga minggu," ungkapnya.
LAMPUNG POST

BAGIKAN

TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv