LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 16 May
3080
Kategori Kesehatan
Penulis MTVN
Editor Winarko
LAMPUNG POST | Ketahui Penyebab Kanker Prostat di Usia Muda
Kaner prostat merupakan penyebab kematian kedua bagi orang Afrika-Amerika. Foto: The Odyssey Online)

Ketahui Penyebab Kanker Prostat di Usia Muda

Jakarta -- Kanker di kelenjar prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering dialami kaum pria di Amerika. Kelenjar prostat merupakan tempat untuk memproduksi cairan mengandung sperma. Biasanya, kanker ini lebih sering dialami oleh pria lanjut usia atau 60 tahun ke atas.

Namun, belakangan sekitar 10 persen kanker prostat terjadi pada pria yang lebih muda yakni di bawah usia 55 tahun. Pria muda dengan kanker prostat akan menghadapi berbagai masalah termasuk kemungkinan mendapatkan perawatan kesuburan.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda ketahui tentang kanker prostat di usia muda.

1. Kanker tahap dini dapat lebih agresif
Kaner prostat merupakan penyebab kematian kedua bagi orang Afrika-Amerika. Beruntung, 99 persen pria mampu bertahan dari kanker ini. Bagaimanapun, pria yang didiagnosis kanker prostat di bawah usia 55 tahun lebih berisiko untuk meninggal. Ini karena beberapa jenis kanker dapat lebih agresif pada usia muda, tumor tumbuh lebih cepat dan lebih mematikan.

2. Faktor genetika lebih berisiko
Kanker prostat yang diderita pria muda memiliki komponen genetika yang lebih kuat. Pria dengan sejarah keluarga mengalami kanker prostat cenderung lebih berisiko mengembangkan penyakit ini.

3. Gejalanya muncul belakangan
Biasanya, kanker prostat tidak menimbulkan banyak gejala. Masalah urine seperti aliran lemah atau lambat, serta keinginan buang air kecil lebih sering terutama di malam hari, bisa jadi pertanda. Darah dalam urine merupakan gejala lainnya seperti disfungsi ereksi. Sakit pada tulang di panggul, belakang, iga dan area lain bisa menjadi indikasi kanker telah menyebar. 

4. Kebotakan sedikit berkaitan dengan risiko yang lebih tinggi
Pria yang memiliki kebotakan kemungkinan memiliki sedikit risiko lebih tinggi mengembangkan kanker prostat. Menurut American Journal of Epidemiology, 56 persen pria dengan tingkat kebotakan mengalami risiko yang meningkat mengalami kanker prostat. Penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memahami kemungkinan kanker dengan kehilangan rambut, kadar hormon pria dan risiko penyakit.

5. Mengatur gaya hidup
Ketika masuk pada pencegahan kanker prostat, pelajaran paling penting adalah untuk fokus pada hal yang diketahui dapat mengurangi semua risiko kanker. Aktif secara fisik, mencoba mengatur berat badan yang sehat dan memilih makanan sehat, adalah beberapa cara untuk mencegah kanker prostat.

Kabar baiknya adalah, segala hal yang baik untuk mencegah penyakit jantung juga baik untuk mencegah kanker, termasuk mengatur pola makan yang mengandung banyak buah dan sayuran.
 

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv