LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 16 May
2482
Kategori Sosok
LAMPUNG POST | Harta Infak Jadi Penolong
Umi Waheeda, pengelola Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School. Lampung Post/Dian Wahyu Kusuma

Harta Infak Jadi Penolong

UMI Waheeda, pengelola Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, mengatakan harta yang dimakan menjadi kotoran, harta yang disimpan menjadi rebutan, dan harta yang diinfakkan menjadi penolong.  Seperti itulah konsep social entrepreneurship, harta yang diinfakkan mampu memberikan fasilitas gratis bagi 15 ribu santri di pondok pesantren itu.
"Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa, kami memiliki tambang batu bara, bagaimana caranya tambang batu bara bukan hanya aseng dan asing yang kelola, warga Indonesia juga harus bisa,” ujar Umi Waheeda dalam talkshow pada acara Festival Ekonomi Syariah di hall Mal Boemi Kedaton, Bandar Lampung, Senin (15/5/2017).
Ia mengatakan pihaknya dapat menghidupi santri tanpa harus meminta bantuan dari lembaga lain. Peran Islamic boarding school atau pesantren di Indonesia diharapkan mampu menumbuhkan pengusaha UMKM syariah di Indonesia. Umi Waheeda mengatakan jadikan masalah sebagai tantangan karena hidup itu sendiri adalah masalah. “Berbisnis syariah harus thayyib dan halal,” ujarnya.

 

BAGIKAN


loading...

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv