LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 18 April
3236
Kategori Hiburan
Penulis MTVN
Editor Winarko
LAMPUNG POST | Cara Slank Kampanyekan Gerakan Antikorupsi
Slank (Foto: Antara)

Cara Slank Kampanyekan Gerakan Antikorupsi

Jakarta -- Sebagai musisi, Slank punya cara berbeda dalam mengampanyekan gerakan antikorupsi. Grup band yang banyak digandrungi banyak kalangan itu selalu menggaungkan semangat antikorupsi melalui lagu.

 

Lewat lirik-lirik, Slank mengkritik fenomena yang marak terjadi. Salah satu personel Slank, Bimo Setiawan Almachzumi, atau akrab disapa Bimbim, 50, prihatin dengan tren korupsi di Indonesia. Bukannya berkurang, koruptor justru terus bertambah.

"Sejak 1989, Slank sudah bicara lagu soal korupsi, tapi sampai saat ini trennya malah naik," ujar Bimbim dalam acara ngobrol santai bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Indonesia Corruption Watch (ICW) di markas Slank, Gang Potlot III Nomor 14, Duren Tiga, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Slank mendendangkan sejumlah lagu, di antaranya Seperti para Koruptor yang dirilis pada 2014, di depan puluhan slankers yang hadir.

Menurut Bimbim, korupsi telah sedemikian masif sehingga generasi muda perlu dididik untuk membudayakan perilaku antikorupsi, mulai lingkungan terkecil, yakni keluarga.

"Mesti dari kecil diajarkan. Begitu kita mendidik dia dari kecil, itu akan terus tertanam sampai tua. Pendidikan antikorupsi dimulai di keluarga. Dibikin mind set bahwa korupsi itu enggak cool," tegas drumer Slank itu.

Dia pun setuju korupsi merupakan kejahatan luar biasa. KPK, ujar dia, perlu mendapat dukungan masyarakat dalam melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi. Apalagi, baru-baru ini penyidik senior KPK Novel Baswedan diserang orang tak dikenal. Dia disiram dengan air keras.

Peristiwa itu diduga berhubungan dengan kasus yang tengah disidiknya.

"Setuju korupsi ialah kejahatan kemanusiaan. Ngambil uang, padahal itu untuk bikin jalan, rumah sakit. Malah diambil sendiri. Koruptor sama kayak teroris. Drugs killer itu kejahatan luar biasa," ujar Bimbim.

Dia menganggap masih banyak cara untuk mencari uang dengan jalan yang benar tanpa harus korupsi, misalnya, mengandalkan kreativitas, seperti bermusik.

"Bukan malah ah gue masuk politik biar bisa korupsi dan nyolong uang," cetusnya.

Dia lalu menuturkan Slank tidak menoleransi perilaku korupsi walaupun nilainya kecil.

"Di Potlot kalau punya teman kena narkoba, kita tolong sama-sama dengan mencarikan tempat rehabilitasi. Namun, kalau ada yang ketahuan kleptomania (mencuri), kita diceburin di Kali Potlot dan enggak boleh balik lagi. Namanya korupsi, maling nyolong, manusia enggak berguna," kata suami Reny Setiawati itu.

Tidak lelah

Slank diangkat menjadi duta antikorupsi oleh KPK pada 2007 karena konsistensi mereka membawakan lagu bertema antikorupsi.

Bimbim mengaku tidak lelah mendukung KPK karena lembaga antirasywah itu dianggap jadi salah satu harapan bagi masyarakat dalam memberantas korupsi.

"Enggak pernah capeklah dukung KPK. KPK harapan kita," tegas Bimbim.

Band yang kini terdiri atas Kaka, Bimbim, Ridho, Abdee, dan Ivanka itu telah menelurkan 12 album.

Bimbim berharap di kemudian hari Indonesia bisa benar-benar terbebas dari korupsi.

"Slank bikin lagu berdasarkan situasi lingkungan. Cita-citanya bikin lagu soal Indonesia sejahtera, bangsa yang happy, sudah enggak ada protes, sedih, ataupun korupsi. Semoga pas Slank masih hidup itu bisa terwujud," tutup lelaki bertinggi badan 173 cm itu.

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv