LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 18 April
2293
LAMPUNG POST | Bicara Fakta
Sri Agustina, wartawan Lampung Post

Bicara Fakta

HUKUM itu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Jargon itu sudah umum, tapi masih saja banyak pihak yang menyangkal hal itu dengan banyak alasan. Komitmen memberantas narkoba di Tanah Air sudah ribuan kali dicanangkan banyak pihak, sekalipun oleh Presiden. Faktanya, makin banyak saja peredarannya dan menyasar bukan cuma mereka yang berkantong tebal, melainkan juga si pemilik rupiah pas-pasan. Bukan hanya kalangan dewasa, melainkan remaja, bahkan anak-anak. Bukan cuma kalangan berkelas, melainkan juga ibu rumah tangga. Kemasannya pun beragam, tidak lagi serbuk dan butiran, tetapi berwujud permen, kue, hingga stiker.
Narkoba memang dahsyat buat merusak generasi bangsa. Pengedar pun kian gencar dengan iming-iming imbalan rupiah dari peredarannya.
Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Puslitkes UI mendata pengguna narkoba jumlah di Tanah Air mencapai 5,8 juta jiwa pada 2015. Jumlah tersebut terus bertambah setiap tahunnya. Data terakhir pada 2016, pengguna narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa mencapai 2,2 juta. Paparan di atas adalah fakta. Bahwa narkoba benar-benar merongrong negeri ini, mengoyak anak bangsa. Jadi wajar jika semua pihak harus setuju untuk memberantas narkoba sampai akar-akarnya.
***
Fakta lain berbeda di sisi hukum. Ranah hukum kembali dengan jargon di atas, bahwa hukum itu tajam ke bawah tapi tumpul ke atas dalam penanganan kasus narkoba. Berapa banyak pejabat dan kalangan selebritis yang tertangkap menggunakan narkoba tapi hanya dihukum sangat ringan, bahkan boleh dibilang tak dihukum cuma direhabilitasi saja. Namun, kalangan rakyat jelata yang terkait kasus narkoba, sekalipun dirinya cuma diajak atau menemani sang pengguna, hukum puluhan tahun sudah membelitnya. Ini fakta. Padahal, bicara moral, seharusnya pejabat dan kalangan selebritis yang tersangkut kasus narkoba itu seharusnya dihukum berat karena mereka adalah publik figur dan panutan yang segala tindak tanduknya banyak ditiru orang banyak. Hukuman buat mereka harusnya diperberat, bahkan ditambah dengan hukuman moral. Tapi entahlah, saya bingung dengan negeri ini. Komitmen memberantas narkoba, tapi lemah dalam penerapan sanksi dan efek jera. Semoga saja narkoba tak lantas menari-nari di atas kebingungan saya ini. n

BAGIKAN


loading...

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv