LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 17 April
11359

Tags

LAMPUNG POST | Way Pisang Masa Depan Lampung
Pemprov mempercepat pembangun kawasan industri baru di Way Pisang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, termasuk keberadaan dermaganya. (Foto:Dok.Lampost)

Way Pisang Masa Depan Lampung

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Lampung berencana mempercepat pembangun kawasan industri baru di Way Pisang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Gubernur Lampung menyebut letak Way Pisang strategis dengan jarak 10—15 km dari Bakauheni. Kawasan ini juga akan didukung jalan tol trans-Sumatera.

Pemprov memiliki modal kuat mempercepat pembangunan kawasan ini. Pasalnya, rencana strategis itu telah dibahas dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 6 Maret lalu. Rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo itu dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri, termasuk Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

Ada tiga kawasan industri yang diusulkan Pemerintah Provinsi Lampung, yakni kawasan industri di Kabupaten Tanggamus, Way Pisang (Lampung Selatan), dan di Mesuji. Pusat memprioritaskan kawasan industri Way Pisang, dibandingkan dua kawasan lainnya.

Kawasan industri Way Pisang dibangun di lahan 4.000 ha. Sebagian di antaranya merupakan lahan eks hutan Register I Way Pisang. Sesuai dengan potensi daerah Lampung Selatan, Way Pisang akan dijadikan kawasan industri pertanian atau agroindustri.

Pembangunan kawasan tersebut memiliki dua tahap. Pertama seluas 500 ha telah dilaksanakan identifikasi lahan pengganti seluas 1.000 ha di  Tulangbawang. Selain itu telah disusun masterplan dan renstra oleh Kementerian Perindustrian.

Agar Way Pisang tidak menjadi proyek mubazir, Pemprov harus belajar banyak dari pembangunan kawasan Industri Lampung atau Kail. Kawasan industri di Jalan Ir Sutami, Desa Sindangsari, Tanjungbintang, Lampung Selatan, itu baru termanfaatkan 126 ha dari 300 hektare. 

Faktanya, Kail sudah ada sejak puluhan tahun lalu, tetapi hingga kini tidak menarik pengusaha dan pelaku industri. Hanya ada beberapa perusahaan beroperasi dan membangun pabriknya. Banyak faktor membuat Kail tidak menguntungkan lantaran infrastruktur penunjang kurang memadai.

Pemprov harus memastikan keberadaan kawasan industri Way Pisang dapat menjadi pusat bisnis baru yang diminati investor domestik dan mancanegara. Caranya, ada jaminan keamanan dan kelancaran akses, termasuk penyediaan bahan baku dan sumber daya manusia.

Jika kawasan Way Pisang bisa dimaksimalkan, akan terbuka peluang pertumbuhan ekonomi kian kencang dan terjadi penyerapan tenaga kerja. Proyek ini memiliki efek ganda jika bisa dikelola dengan baik dan bebas dari korupsi. n

 

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv