LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 5 April
8586
Kategori Lampung
Penulis Aripsah
Editor Winarko

Tags

LAMPUNG POST | Listrik Sering Padam, DPRD Lambar Pertanyakan Kinerja PLN
Sejumlah anggota DPRD Lambar asal dapil III mendatangi kantor PLN rayon liwa untuk menyampaikan keluhan masyarakat, selasa (4/4). (Lampost.co/Aripsah)

Listrik Sering Padam, DPRD Lambar Pertanyakan Kinerja PLN

Liwa -- Sejumlah Anggota DPRD Lampung Barat (Lambar) mendatangi kantor PLN rayon Liwa, Selasa (4/4/2017). Kedatangan para wakil rakyat tersebut menindaklanjuti keluhan masyarakat atas sering terjadinya pemadaman listrik di wilayah itu dan kondisi tegangan yang beberapa bulan tidak stabil. 

Anggota DPRD asal Partai Demokrat, Heri Gunawan mengatakan selama ini mereka sering mendapat pertanyaan dan keluhan dari masyarakat terkait kerap mati lampu tanpa pemberitahuan. Selain itu kondisi lampu ketika malam hari redup dan alat-alat elektronik tidak bisa dimanfaatkan karena tegangan rendah.

"Jadi kami sengaja ke PLN untuk menanyakan secara langsung, supaya ketika warga bertanya kepada kami, kami bisa jawab alasannya," kata Heri Gunawan
Senada anggota DPRD partai Golkar Ismun Zani menyoal tidak kunjung selesainya persoalan listrik di Lambar.

"Kalau  PLN hanya menjawab pembenaran saja apa yang akan kami sampaikan kepada masyarakat. Kami ingin tahu apa masalah sebenarnya dan apa solusinya,” kata Ismun Zani.

Sementara itu, pihak PLN yang diwakili oleh Supervisor Transaksi Energi PLN rayon Liwa, Miftahul Huda saat menerima rombongan  anggota DPRD memberikan alasan kerap terjadinya pemadaman listrik di Lambar lebih disebabkan faktor alam, seperti tiang listrik roboh akibat tergerus longsor, kemudian pohon menimpa jaringan listrik dan kendala alam lain.

"Waktu itu beberapa tiang roboh di Sumber makanya mati lama, sudah itu kadang pohon menimpa kabel, makanya sekarang kita tebangin semua pohon yang berada di radius dua meter dari tiang listrik," ujar Miftahul.

Selain itu, Miftahul berdalih kurangnya daya listrik di Lambar karena selama ini masih menginduk pada jaringan listrik Gardu Induk (GI) Bukit, sehingga tegangan yang sampai tidak stabil. "Sampai saat ini GI Batubrak belum berfungsi," dalihnya.

Menanggapi jawaban tersebut, anggota DPRD asal partai Gerindra, Suryadi meminta  pihak PLN untuk melakukan antisipasi sejak dini menyikapi permasalahan tersebut. "Inikan persoalan klasik yang terjadi bertahun-tahun, semestinya sudah diantisipasi sejak dulu. Apalagi petugas sudah tahu kalau dari dulu listrik di Lambar ini perlu perhatian khusus karena faktor alam, tetapi perlakukan selama ini biasa saja," ujar dia.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv