LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 10 April
5279
LAMPUNG POST | Bersyukur
Vera Aglisa (Lampost.co)

Bersyukur


HIDUP itu sederhana, yang rumit itu pikiranmu. Hidup itu murah, yang mahal itu gengsimu. Bersyukur atas semua yang dimiliki akan membuat hidup menjadi terasa indah.
Kalimat itu benar adanya. Bersyukur akan membuat yang sedikit terasa cukup dan lebih berharga. "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7).
Meski terasa tidak mudah, sebagai manusia beriman kita harus bersyukur kepada Allah. Bersyukur adalah berterima kasih atas segala kenikmatan yang ada pada diri dan semua makhluk ciptaan-Nya adalah berasal dari Allah Ta'ala. Setidaknya terdapat tiga hal yang harus dilakukan manusia ketika menerima nikmat Allah, yakni secara batiniah ia harus mengakui telah menerima nikmat dari Allah swt. Kedua, secara lahiriah ia mengucapkan syukur atas nikmat itu. Ketiga, umat manusia harus menjadikan nikmat itu sebagai pendorong untuk lebih giat beribadah kepada Allah swt.
Ketiga hal tersebut sebenarnya perpaduan antara hati, lisan, dan perbuatan. Hati menjadi media untuk merasakan dan meyakini bahwa Allah yang telah memberikan nikmat itu, bukan yang lain. Hati senantiasa merasakan kebaikan Allah sehingga mengakui sifat-sifat Mahaluhur yang dimiliki-Nya. Pengakuan ini akan membuka pintu ke arah makrifatullah dan mahabbatullah. Lisan sebagai media untuk memuji kebaikan-Nya itu. Caranya adalah dengan memperbanyak ucapan alhamdulillah (segala puji milik Allah) wasysyukurillah (dan segala bentuk syukur juga milik Allah).
Sementara perbuatan merupakan transformasi kesyukuran itu yang tampak dalam bentuk ketaatan beribadah dan pencegahan diri dari segala macam bentuk kemaksiatan. Suami saya selalu berkata, bahwa salat yang dilakukannya bukan hanya dijadikan kewajiban. Salat dilakukannya sebagai sarana bersyukur atas segala hal yang diterima dari Allah swt.
Meski di sisi lain, sering kita lebih berterima kasih kepada sesama manusia. Namun, melupakan satu hal yang justru harus kita lakukan, yaitu mensyukuri nikmat Allah yang ada pada diri kita semuanya. Kita dikelilingi oleh nikmat yang tidak terbatas banyaknya. Kenikmatan dari Allah swt tidak terhenti yang berupa hidup, kesehatan, kecerdasan, pancaindra, maupun udara yang dihirup.
Semoga kita terhindar dari kufur nikmat, yaitu tidak mau untuk menyadari atau bahkan mengingkari bahwa nikmat yang ia dapatkan adalah dari Allah Ta’ala. Semoga kita selalu dimudahkan oleh Allah swt untuk senantisa mensyukuri nikmat yang telah diberikan-Nya. Kemudian menggunakan nikmat tersebut untuk mencari keridaan Allah yang diwujudkan dalam bentuk ketaatan kita.

 

BAGIKAN


loading...

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv