Lampung

Yanduwan Lampung Timur Sudah Tangani 2.243 Ekor Sapi

Salah seorang petugas Yanduwan Dinas Perikanan dan Peternakan Lamtim nampak sedang memeriksa seekor ternak sapi di Lamtim, Kamis (6/9/2018). (Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya)

SUKADANA (Lampost.co) -- Kegiatan pelayanan terpadu kesehatan hewan (Yanduwan) yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim terus berjalan efektif. Sejak digelar beberapa bulan lalu hingga Kamis (6/9/2018), kegiatan Yanduwam tersebut sudah menangani sejumlah 2.243 ekor ternak sapi.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim, Himawan Susanto, kepada Lampost.co, Kamis (6/9/2018) menjelaskan seperti hewan ternak lainnya pengembangan ternak sapi juga mendapatkan perhatian dari Pemkab Lamtim.



Oleh sebab itu, melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim, maka dilaksanakan kegiatan pelayanan terpadu kesehatan hewan (Yanduwan). Kegiatan yang dilaksanakan disejumlah kecamatan tersebut, dalam rangka meningkatkan status kesehatan ternak dan mendukung program upaya khusus sapi betina wajib bunting (Upsus Siwab).

Karenanya, lanjut Himawan, berbagai bentuk gangguan reproduksi pada ternak sapi yang mungkin saja dapat muncul diantisipasi sejak dini. “Untuk melakukan langkah antisipasi tersebut, Pemkab Lamtim melalui Dinas Perikanan dan Peternakan kemudian melaksanakan kegiatan Yanduwan di sejumlah wilayah kecamatan,” kata Himawan.

Kegiatan Yanduwan itu sendiri, diantaranya meliputi penyuluhan dan sosialisasi kegiatan kepada masyarakat peternak, pemberian suplemen vitamin, pemberian obat cacing, pemeriksaan kebuntingan, penanganan gangguan reproduksi serta pengobatan bagi ternak yang sakit .

Adapun dalam pelaksanaannya kegiatan itu melibatkan petugas medik dan paramedik veteriner, petugas lapangan yaitu KPD Perikanan dan Peternakan di kecamatan serta petugas inseminator, pamong desa serta masyarakat peternak.

Komentar