Pariwisata

Wisata Talang mengangkat Nama Pekon Bumiayu

Pemandangan dari atas talang IV yang di bangun menjasi Destinaai wisata talamg IV pekon Bumi Ayu, tampak indah demgan pemandangan sawah dan petakan sawah bertingkat.(foto:Lampost/ Widodo)

PRINGSEWU (Lampost.co)--Pekon Bumiayu Kecamtan Pringsewu, kini menjadi terkenal jika di bandingkan beberapa tahun lalu. Banyak warga yang berdatangan di pekon ini lantaran ingin menikmati asrinya alam dan wisata Talang yang digagas kepala pekon setempat Nursetia Budi.

Pekon Bumiayu yang terletak di Pekon Bumiarum, bisa dikunjungi dengan mudah, apalagi talang IV yang berada di sisi kiri jalan dari Pintu masuk Fajar Esuk menuju TPA Sampah Bumiayu.
Kepala Pekon Bumiayu, Nursetia Budi, menjabat sebagai kepala Pekon sejak 2015 ini, telah mengembangkan menjadi pekon CSR. Pekon yang semua penduduknya bergantung pada sektor pertanian ini, mulai mengembangkan usahanya melalui sektor pariwisata dan kerjainan tangan.



Nursetia menjelaskan untuk mengajak masyarakatnya mengembangkan potensi wisata tidaklah mudah, namun berkat pemahaman yang terus-menerus akhirnya masyarakat terbuka bisa di ajak bekerjasama.

Akhirnya Nursetia bisa mengajak warganya membuka lokasi destinasi wisata Talang IV tepat di sisi kiri jalan dari Pintu masuk Fajar Esuk menuju TPA Sampah Bumiayu melalui gandengan CSR dari Provider Seluler XL. Bahkan upaya membangun wusata takang IV akan di resmikan untuk umum pada akhir Agustus tepatnya 25 Agustus 2018.
CSR ini bentuk karya seorang Nursetia Budi yang setia membangun pekon kelahirannya. Belum lagi bebarapa Mushola Dusun dusun dibangun melalui CSR. Pengelola nya kata Mas Nur akan berkolaborasi antara Karang Taruna dan BUM Pekon Setempat. BUMPekon didanai dana desa 2017 sebesar 50 juta dan 2018 sebanyak 102 juta guna pengembangan air mineral yang akan dikembangkan KarangTaruna dan BUMPekon Setempat.

"Pemandangan di Talang IV bangunan saluran air peninggalan Belanda 1920an ini tidak ada bedanya dengan suasana Tepi Campuhan Ubud Bali," ujarnya. Sebab tambah dia dari atas Talang, tampak pemandangan hamparan padi dengan oetakan bertingkat, menambah asri suasan desa.

Selain wisata talang IV yang siap.memanjakan mata, tempat makan.juga telah tersedia dengan adanya warung Mie Pangsit Talang IV milik Muri Serang. Mantan karyawan Mie Teluk Paris, kini lebih memilih membuka usaha sendiri dan mulai buka pukul 17.00 wib sd 02 00 Dini hari. Selain itu ada 5 titik perajin gula aren aseli dan pengembangan potensi anyaman bambu.
Terdapat pula Masjid Nurul Istiqomah bantuan CSR Bulan Sabit Merah 2018 dan Masjid Nurul Hidayah bantuan CSR Donatur dari Kota Makkah Al Mukarommah. "Jadi karena banyak bangunan di danai dengan.dana CSR, maka kami tonjolkan sebagai pekon CSR," ungkapnya.

Komentar