Lampung

Tiyuh Gunungsari Dikembangkan Menjadi Destinasi Wisata di Tubaba

Sudarso (tengah) Plt kepala Tiyuh Gunungsari berada di lokasi pembangunan Taman Sehati, Tiyuh Gunungsari, Rabu (12/9/2018). (Lampost.co/Ahmad Sobirin)

PANARAGAN  (Lampost.co) -- Bermodal potensi alami yang dimiliki, tidak lama lagi Tiyuh Gunungsari, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan dikembangkan menjadi wisata air (waterpark) oleh pemerintah daerah setempat.

Pembangunan wisata air ini sekaligus menjadi pilot project pembangunan destinasi wisata alami di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai di Utara Kabupaten Tubaba.



Rencana ini mendapat respon positif dari pemangku kepentingan, khususnya pemerintah Tiyuh Gunungsari, seperti yang diungkapkan oleh pelaksana tugas (Plt) kepalo Tiyuh Gunungsari, Sudarso, saat di kunjungi Lampost.co di rumahnya, Rabu (12/9/2018) bersamaan dengan kunjungan Inspektorat Kabupaten Tubaba dalam rangka monitoring pelaksanaan dana desa tahap kedua di tiyuh yang berdiri pada tahun 1982 ini.

"Kami sangat bersyukur dan berharap Tiyuh Gunungsari benar-benar menjadi desa wisata yang mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Maka dari itu, beberapa infrastruktur yang sedang dan sudah kami bangun bertujuan untuk mendukung program tersebut," ujarnya.

Dia yang sebelumnya adalah sekretaris tiyuh ini, mengajak Lampost.co berkeliling tiyuh yang memiliki luas wilayah 695,75 ha sambil menunjukkan hasil pembangunan dan beberapa lokasi pengerjaan infrastruktur yang sedang dilaksanakan menggunakan dana desa tahap dua tahun 2018.

Kesiapan yang dilakukan tidak hanya di bidang fisik namun juga pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) warga masyarakat Gunungsari, yang mayoritas bermata pencaharian sebagai pekebun karet.

"Inilah lokasi taman Tiyuh Gunungsari yang kami berinama Taman Sehati yang berada di RK 2/RT 6 dan 8 tepat di tengah-tengah. Harapan kami taman ini menjadi lokasi bersantai bagi masyarakat, sekaligus tempat belajar yang kebetulan dekat dengan SD dan TK," ujarnya.

Untuk mewujudkan pembangunan taman seluas 38 x 18 meter persegi lengkap dengan fasilitas bermain dan aneka bunga hias ini, pemerintah tiyuh mengalokasikan dana sebesar Rp109.061.000 dari dana desa (DD) tahap ke dua tahun 2018.

Selain taman ia juga menunjukkan beberapa hasil pemanfaatan dana desa khususnya realisasi anggaran tahap kedua tahun 2018 sebesar Rp287.419.457 yang di peruntukkan untuk membangun beberapa titik gorong-gorong dan sumur bor di tiyuh yang terbagi atas enam rukun warga ini.

Komentar