Lampung

Tiga ASN Lampura Dipecat Karena Terjerat Tindak Pidana 

Ilustrasi PNS Dipecat (Dok. Lampost.co)

KOTABUMI (Lampost) -- SEBANYAK tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Lampung Utara di berhentikan secara tidak hormat karena tersandung tindak pidana. 

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Lampura Hamdani mangatakan sampai dengan saat ini pihaknya telah mencatat sebanyak tiga orang ASN tersandung tindak pidana yang diberhentikan tidak keinginan sendiri atau dipecat secara tidak hormat. "Kalau data realnya, saya tidak pegang soalnya saya lagi diluar. Tapi kalau seingat saya yang dipecat itu jumlahnya ada dua orang oknum ASN untuk masalah korupsi yang berasa dari dinas pendidikan. Satu lagi berasal bukan korupsi, melainkan penipuan gelap yang telah diputuskan hukumannya," kata dia melalui sambungan telepon, Jumat (7/9/2018).



Satu diantaranya kasus korupsi di dinas pendidikan adalah Berti yang telah di vonis bersalah di depan hukum oleh majelis hakim di Bandar Lampung beberapa waktu lalu. Hamdani melanjutkan, saat ini pihaknya masih mendalami beberapa proses hukum yang menimpa abdi negara disana. Ia mengatakan sebelum ada keputusan hukum final yang mengikat, pihaknya belum dapat menjatuhkan sanksi sesuai dengan rekomendasi inspektorat.
"Semuanya ada di inspektorat untuk masalah pendalamannya, kita sifatnya hanya memantau di persidangan. Kalau masalah hukuman dibwah dua tahun, minimal penurunan pangkat. Dan saat ini baru dua orang terkena pemecatan yakni pegawai protokoler dan mantan bawahan kita disini karena masalah penyalahgunaan narkoba belum lama ini," katanya. 

Sebelumnya, Inspektorat Kabupaten Lampung Utara telah merekomendasikan beberapa ASN setempat di proses diberhentikan tidak dengan permintaan sendiri atau dipecat. Hal ini sesuai dengan PP No.53/2010.

 

 

Komentar