Wat Wat Gawoh

Tidur di Warung

Ilustrasi (Foto: Dok/Google Images)

TIDUR menjadi kebutuhan hidup orang, dan pilihan tempat tidur menjadi yang utama. Tapi jika orang berlomba tidur di warung, ada fenomena apa?

Na kidah, bang wat jak bangikni pedom disan mak dilamban (Lo, kok ada ya lebih enak tidur di sana bukan di rumah).



Namun cerita di Hong Kong berbeda. Dalam lima tahun terakhir, jumlah warga Hong Kong yang sering tidur di warung atau gerai makanan cepat saji McDonalds (McD) meningkat. Studi yang dilakukan Junior Chamber International (JCI) Tai Ping Shan mengatakan ada 334 orang yang tidur di gerai makanan cepat saji atau meningkat signifikan dibanding dengan 2013.

Seperti dilansir dari CNN, alasannya tidur di sana adalah ketakutan menghadapi tantangan ekonomi. Jika tidur di rumah, mereka membayar tagihan listrik dan biaya sewa tinggi.

Layau kik kheno, jak aga mbayakh unyinni acakni pedom do khanglaya. Wat-wat gawoh (Kacau kalau begitu, daripada membayar semua lebih baik mereka tidur di jalan. Ada-ada saja).

Faktor lainnya, termasuk keluarga atau konflik pribadi. Namun, beberapa dari mereka menghindari rumah mereka ketika tidak ada konflik karena kesepian.

"Beberapa yang kami wawancarai tidak miskin secara ekonomi, namun jiwa mereka yang miskin, hidup mereka," ujarnya.

Mobilitas yang tinggi di Hong Kong diduga menjadi penyebab utama. "Dengan penelitian ini kami ingin mendorong warga Hong Kong untuk peduli dengan orang-orang di sekitar mereka," ujar Hung.

Komentar