Lampung

Terungkap di Sidang, Ada Jatah Proyek untuk LSM dan Wartawan di Lamsel

Foto: Lampost.co/Febi Herumanika

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sidang lanjutan korupsi fee proyek Lampung Selatan dengan terdakwa Bupati Nonaktif Zainudin Hasan, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (18/2/2019).

Jaksa menghadirkan 11 saksi yakni Sarjono, M Yusuf, Asnawi, Ahmad Bastian, Pipin Trias Efran, Boby Zulhaidir, Rusman Effendi, Imam Sudrajat, Nita Suhartini, dan Antoni Imam anggota DPRD Provinsi Lampung.



Saksi Rusman Effendi (Direktur CV Berkah Abadi) di persidangan mengungkapkan jika pada 2017 dia disuruh mantan Kadis PUPR Hermansyah Hamidi untuk mencarikan rekanan untuk mengerjakan proyek di Lampung Selatan dengan pagu anggaran Rp50 miliar.

Selanjutnya, Rusaman mengakui jika paket proyek tersebut ia bagi-bagi termasuk untuk LSM, dan wartawan di Lampung Selatan. Selain itu ada tujuh asosiasi yang mendapat proyek dari PUPR melalui dirinya.

"Diminta sama Herman untuk mencatat, termasuk proyek untuk pers, dan LSM yang saya catat, nanti nama-nama itu saya serahkan lagi ke dia (Hermansyah Hamidi).

Selain LSM dan wartawan ada tujuh asosiasi yang saya catat, saya usulkan nanti kepala dinas yang menelepon nama-nama yang saya serahkan itu," katanya.

Komentar