Lampung

Tangani Korupsi Islamic Center Lamtim, Polda Tunggu Audit Kerugian Negara

Ilustrasi (Foto: Dok/MI)

BANDAR LAMPUNG 9Lampost.co) -- Subdit III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimum Polda Lampung menangani perkara dugaan korupsi pembangunan Islamic Center Lampung Timur.

Wadirreskrimsus Polda Lampung AKBP Eko Sudaryanto membenarkan penanganan perkara tersebut. Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BKP) Provinsi Lampung. Hal tersebut sangat penting untuk mengetahui kerugian negara yang terjadi dari pengerjaan proyek tersebut.



"Kita masih tinggu hasil Perkiraan Keuangan Negara (PKN), perkaranya sudah lama ditangani, sudah pelimpahan tahap I," ujarnya kepada Lampost.co, Rabu (12/9/2018).

Eko tak memaparkan secara rinci, modus yang dilakukan para pelaku. Namun dari hasil sidik sementara, diduga pembangunan Islamic Center tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi. Dari Rp5,5 miliar anggaran, diduga ada kerugian sekitar Rp1 miliar. "Ya diduga tak sesuai spek, tapi kita masih nunggu dari PKN-nya," katanya.

Informasi yang dihimpun Lampost.co, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Lampung Timur berinsial M, tim Pokja lelang, dan pihak rekanan. Perkara ini di sidik sejak awal tahun 2018, sayangnya Eko tak memaparkan rinci identitas para tersangka.

Komentar