Lampung

Sosialisasi HAM, Wujudkan Pembangunan Perspektif Hak Asasi Manusia

Suasana sosialisasi HAM. (Dok. Humas Pemkab Way Kanan)

WAY KANAN (Lampost.co) -- Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, memimpin sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RAN-HAM), di Aula PKK Kabupaten Setempat, Senin (7/5/2018).

Mewakili Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, Saipul, menerangkan bahwa sosialisasi ini adalah untuk mewujudkan pembangunan perspektif hak asasi manusia (HAM). Selain itu pelaksanaan pembangunan daerah terdapat norma hukum baik lisan maupun tulisan yang diatur dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk itu perlu adanya pemahaman yang baik tentang penempatan yang tepat tentang HAM di dalam kehidupan kemasyarakat.



“Saat ini banyak masyarakat yang salah persepsi dan penempatan tentang HAM, salah satu contohnya yaitu di dalam lingkungan sekolah yang saat ini terdapat banyak orang tua murid yang melakukan pelaporan terhadap guru yang diduga melakukan kekerasan terhadap muridnya. Ini perlu dilakukan pemahaman juga terhadap orang tua dan guru tentang penghormatan HAM," kata dia.

Ia mengatakan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik juga terdapat penghormatan HAM yang harus diterapkan dalam pemerintah daerah. Bagaimana cara pemerintah daerah melakukan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana mestinya juga merupakan bentuk penghormatan terhadap HAM kepada masyarakat.

Untuk itu, kepada SKPD yang memiliki unit pelayanan publik harus menyediakan ruang tunggu dan memberikan fasilitas pelayanan yang baik sebagai bentuk penghormatan HAM pemerintah daerah kepada masyarakat.

“Kepada peserta sosialisasi pada hari ini, saya meminta agar dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta dapat memahami dengan baik, sehingga usai kegiatan ini dapat dilakukan evaluasi pelaksanaan kedepannya agar apa yang dibahas hari ini dapat diterapkan dan bermanfaat," kata dia.

Komentar