Humaniora

SMPN 9 Bandar Lampung Jajal Mesin Finger Scan Dapodik

Wakil Kepala SMPN 9 Bandar Lampung Bidang Kesiswaan, Durza, menjajal mesin finger scan yang akan terhubung ke Dapodik Kemendikbud.(Foto:dok.sman9)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- SMPN 9 Bandar Lampung telah membeli mesin finger scan melalui penyalur mesin sebagai kebutuhan presensi guru. Sekolah mulai menjajal mesin sebelum diterapkan kepada guru di sana.

Wakil Kepala SMPN 9 Bandar Lampung Bidang Kesiswaan, Durza kepada lampost.co, Sabtu (8/9/2018),  mengatakan mesin finger scan yang dibeli sekolah bermerk Geiisa GW 800 seharga Rp 2,9 juta dari salah satu penyalur mesin di Jakarta. 



Menurutnya, mesin finger scan yang dibeli dengan keunggulan seperti memiliki memori penyimpanan cukup besar dan dapat terhubung dengan saluran internet melalui WiFi, itu nantinya akan tersambung ke Data Pokok Pendidik (Dapodik) di Kemendikbud.

“Kami membeli mesin ini karena akan digunakan sebagai presensi guru untuk mengetahui kehadiran guru pasca diberlakukannya beban kerja 37,5 jam di sekolah. Mesin yang kami beli ini katanya berbeda dengan mesin dari biasanya. Mesin ini sudah canggih,” ujar dia.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya baru sekadar menjajal mesin finger scan yang dilakukan operator sekolah. “Mesin ini sudah kami terima dua hari yang lalu. Hari ini baru sekedar di coba operator sekolah. Penggunaannya menunggu informasi lanjut dari kepala sekolah,” katanya.

Komentar