Lampung

Setelah Viral, Bantuan untuk Bayi Kembar Terus Mengalir

Kondisi kediaman bayi kembar Rana-Rani di Desa Neglasari, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan yang ramai di datangi dermawan. (Lampost.co/Perdhana)

KALIANDA (lampost.co) -- SETELAH viral di media sosial facebook, balita kembar Rana dan Rani warga Desa Neglasari, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, dibanjiri para dermawan. 

Ratusan masyarakat yang tergabung dalam berbagai macam komunitas bertadangan kerumah Rana dan Rani untuk memberikan bantuan.  Mereka mengaku terpanggil setelah mengetahui kehidupan Rana dan Rani sangat memprihatinkan setelah ditinggal ibunya sejak lahir. Setiap hari bantuan terus mengalir, tidak hanya berupa uang melainkan kebutuhan pokok dan kebutuhan si kembar itu sendiri.
"Alhamdulillah setiap hari ratusan orang datang memberikan bantuan," kata Yadi (36) ayah Rana dan Rani, Minggu (16/9/2018). 



Hingga hari ini, kata dia, uang yang terkumpul mencapai Rp86 juta, sedangkan bantuan berupa barang sudah tidak bisa terhitung jumlahnya.  "Sebagian uang sudah saya dibelihkan tanah untuk tempat tinggal, karena disini numpang," ujar dia. 

Rencananya, lanjut dia, setelah uang sudah terkumpul semua akan di belikan tanah untuk berkebun. "Pengennya beli kebun, kalau sudah terkumpul semua," katanya.

 

 

Komentar