Weekend

Sensasi Menyantap Pindang Baung Liar

Pindang baung. (Foto:Lampost/Zainuddin))

BAGI lidah masyarakat Sumatera, kelezatan kuliner pindang pasti sudah tidak asing. Hidangan berbahan ikan yang disajikan dengan kuah rempah pedas dan gurih, lengkap dengan taburan daun kemangi nan wangi. Tidak heran, sajian yang satu ini kerap diburu pencinta kuliner.

Salah satu restoran sajian pindangnya wajib dicoba adalah restoran Pindang Uwo, di Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung. Salah satu menu pindang andalan di restoran yang bersampingan dengan kampus Universitas Malahayati itu adalah pindang baung.



Berbeda dengan pindang baung di restoran lain yang menggunakan ikan hasil budi daya, pindang baung khas Pindang Uwo menggunakan ikan liar dari sungai sehingga memiliki rasa lebih gurih dan tekstur yang juga berbeda. "Ikan baung liar kami datangkan langsung dari Palembang, Menggala, Labuhanmaringgai, dan Palas. Ikannya teksturnya kulitnya lebih tebal dan gurih," ujar pemilik Pindang Uwo, Siti Sumarni, belum lama ini.

Selain pindang baung, pengunjung juga bisa menikmati beragam sajian pindang lain, seperti pindang ayam, kakap, udang, dan simba. Menu spesial lain yang tidak kalah nikmat adalah pindang iga sapi lengkap dengan lalapan. Kuah yang gurih serta kelembutan daging iga sangat cocok untuk Anda yang ingin menikmati sajian pindang selain ikan.

Meski menjadikan pindang sebagai sajian utama, restoran Pindang Uwo juga menawarkan makanan khas Lampung yakni seruit. Sajian terung bakar lengkap dengan sambal terasi dan sambal mangga ditambah tempoyak durian dijamin bikin ketagihan. "Sambal kami sediakan untuk yang ingin makan seruit tinggal meracik sendiri," ujar Siti.

 

Makanan Sehat

Selain aneka pindang, Pindang Uwo juga menawarkan aneka kuliner tradisional khas Sumatera Selatan, seperti gurami kerutuk. Sajian ikan gurami yang dimasak di api kecil lengkap dengan irisan bambu cabai merah, bawang merah, dan asam yang ditumis bersamaan. Gurih dan kriuknya daging gurami menambah semangat santap.

Siti menyebut semua makanan di restorannya adalah makanan sehat. Tanpa menggunakan penyedap rasa. "Gurihnya makanan di sini tidak menggunakan penyedap rasa buatan, tatapi memakai penyedap alami, seperti telur ikan dan udang kecil, sehingga dijamin sehat," ujar perempuan asli Lampung itu.

Mengusung konsep tempat makan keluarga, restoran ini bisa menampung hingga 200 tamu. Tempatnya yang terbuka, dengan pilihan pondokan maupun lesehan, ditambah dengan musik pertunjukan makin memanjakan para tamu. Aneka minuman segar, seperti jus kedondong, melon, jambu, sirsak, dan mangga juga bisa menjadi pelengkap santap Anda bersama keluarga.

Komentar