Lampung

Sakit Hati, Foto Telanjang Mantan Istri Disebar, Dijerat UU ITE

Sakit Hati, Foto Telanjang Mantan Istri Disebar, Dijerat UU ITE. (Foto:Lampost/Febi H)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jaksa Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung mendakwa Foes Aryanto (37) Warga Kampung Teluk Harapan Kelurahan Panjang Selatan, Bandar Lampung, dengan pidana pasal 45 Ayat (1) Jo. Pasal 27  Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, lantaran menyebarkan foto bugil istrinya sendiri berinisal RY, Rabu (10/7/2019).

Jaksa Penuntut Umum Adriana Suharti di persidangan mengatakan,  terdakwa pada tahun 2014 menikah dengan saksi korban, lalu pada tahun 2015 saat terdakwa bekerja di daerah Karawang Jawa Barat sedangkan saksi korban di Lampung dan saat itu saksi korban sedang hamil, dengan alasan kangen dan ingin mengetahui perkembangan kehamilan saksi korban terdakwa meminta saksi korban untuk mengirimkan foto foto saksi korban yang sedang tidak menggunakan pakaian/telanjang.



Lalu saksi korban memfoto tubuh saksi korban sendiri yang tidak menggunakan pakaian/telanjang saat saksi korban sedang ada di rumah dan mengirimkan foto foto tersebut kepada terdakwa melalui Whatsap, namun pada tahun 2018 terdakwa dan saksi korban bercerai.

Selanjutnya pada bulan Januari 2019  bertempat di Wilayah Hukum Polda Lampung terdakwa yang sebelumnya telah memiliki sarana internet Facebook dengan username Foez Ndolu dengan menggunakan akses email karena terdakwa merasa dihalangi untuk bertemu dengan anak kandung terdakwa yang diasuh oleh saksi korban, dan menganggap bahwa saksi RP (pacar korban saat ini) adalah orang yang menjadi penyebab perceraiannya dengan saksi korban, kemudian terdakwa membuat akun  Facebook dengan username RP.

Terdakwa yang masih menyimpan foto-foto saksi korban ketika masih berstatus suami istri dalam keadaan telanjang dan foto-foto alat kelamin saksi korban,  pada tanggal 12 Pebruari 2019 terdakwa mengirimkan fotofoto saksi korban dalam keadaaan telanjang dan juga foto alat kelamin saksi korban melalui aplikasi Masager Facebook ke akun Facebook milik saksi korban dengan nama Kiky," kata jaksa.

Selanjutnya  pada hari Senin tanggal 04 Maret 2019 sekira pukul 00.54 Wib bertempat di daerah Panjang Bandar Lampung terdakwa mengirimkan foto-foto saksi korban dalam keadaan telanjang dengan menggunakan handphone yang dikirmkan melalui Facebook dengan username RP dan terdakwa kirimkan melalui aplikasi Massager Facebook ke saksi.

"Pada hari dan tanggal yang tidak dapat diingat lagi sekira bulan  Maret 2019 di wilayah hukum Polda Lampung, terdakwa kembali mengirimkan foto- foto saksi korban dalam keadaan telanjang  melalui aplikasi massager facebook kepada teman-teman saksi korban, sehingga mengetahui hal tersebut," kata Jaksa.

Komentar