Ekonomi dan Bisnis

Rupiah dan HSG Melemah pada Pembukaan Senin Pagi

Ilustrasi (Antara)

JAKARTA (Lampost.co)-- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (10/9/2018) pagi bergerak melemah sebesar 15 poin menjadi Rp14.828 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.813 per dolar AS.

Sementara Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) juga, dibuka melemah 16,08 poin dipicu ketidakpastian perang dagang global.



IHSG dibuka melemah 16,08 poin atau 0,28 persen menjadi 5.835,37. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 3,99 poin atau 0,43 persen menjadi 922,69.

"Ketidakpastian perang dagang membayangi pergerakan rupiah yang masih rentan depresiasi sehingga berdampak pada IHSG," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Ia mengemukakan bahwa pernyataan Presiden AS Donald Trump kembali membangkitkan kecemasan pasar. Trump akan menyasar Jepang dalam perang dagang selanjutnya.

"Hal itu menambah kekhawatiran pasar yang sebelumnya telah menyebabkan perseteruan dengan Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Eropa," katanya.

Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya menambahkan sentimen dari dalam negeri yang relatif cukup kondusif terlihat dari cadangan devisa Indonesia diharapkan dapat menahan tekanan IHSG.

Komentar