Kriminal

Ribut Soal Sampah, Warga Pringsewu Dikeroyok dan Ditusuk Hingga Tewas

dok. Polsek

PRINGSEWU (Lampost.co) -- Diduga ribut gara-gara sampah, Yadi (40) warga Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, dikeroyok dan mengalami luka tusuk hingga meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, Minggu, 18 Agustus 2019, malam.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Basuki Ismanto menyatakan, korban mengalami luka tusuk hampir di sekujur tubuh.



Kompol Basuki menerangkan, sebelumnya korban Yadi menemui kedua tersangka Aswin (30) dan Sofyan warga Kotabumi. Penusukan terjadi saat Aswin dan Sofyan sedang ngobrol tiba-tiba korban mendatangi keduanya.

“Lalu secara tiba-tiba Sofyan dan Aswin mengeroyok dan menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau. Saat itu korban sempat lari ke arah gang untuk menghindari amukan, tetapi justru dikejar oleh kedua pelaku dan kemudian melakukan pengeroyokan ulang hingga melakukan penusukan ke arah badan, perut sebelah kiri dan di atas pinggang sebelah kanan serta di bagian kepala dan tangan.

Menurutnya, diduga pelaku membabibuta hingga banyak luka tusuk di tubuh korban. Ia menambahkan, saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus yang terjadi di rumah kontrakan belakang pasar Sarinongko, Pringsewu.

Dia menambahkan dari hasil Informasi yang dikumpulkan polisi, keributan hingga memicu korban meninggal dunia di duga karena gara-gara cekcok mulut masalah sampah. "Tetapi ini masih dugaan awal," tambahnya.

 

Komentar