Lampung

Rapat Banggar DPRD-Pemkab Tubaba Berjalan Alot

Hanifal anggota Banggar DPRD Tubaba memberikan keterangan usai mengikuti pembahasan KUA PPAS di ruang tertutup komisi c DPRD Tubaba, Senin (20/8).

PANARAGAN (Lampost.co) -- Badan Anggaran (Banggar) DPRD kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba), bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2018. 

Ketua DPRD Tubaba Busroni, usai keluar dari ruangan pembahasan mengatakan, pembahasan akan dilanjutkan, Selasa (21/8) besok, karena ada beberpa poin penting yang masih perlu dibahas.



"Sayang memang hari ini sekda tidak hadir," ujarnya, Senin (20/8/2018).

Sementara itu, Hanifal, anggota Banang DPRD setempat menjelaskan, pada prinsipnya pembahasan sudah dimulai namun tidak bisa selesai hari ini, karena DPRD berharap adanya peningkatan target pendapatan asli daerah dari yang diusulkan oleh TPAD.

"Dinas mengusulkan Rp32.359 miliar dan Banang minta dinaikan menjadi Rp33.359 milyir, inilah yang belum bisa disepakati karena sekda tidak hadir," ujarnya.

Hanifal menambahkan, permintaan Banang beralasan bahwa ada sumber sumber PAD yang berpotensi dapat dinaikan seperti pengelolaan parkir, penyewaan alat berat, dan papan reklame.

"Seperti parkir ruas jalan tadi diusulkan Rp50 juta, kami inginkan Rp200 juta gitu lho," kata fraksi Demokrat tersebut.

Sementara itu, dari TAPD, Syakieb Arsalan, mengatakatan, " Alhamdulillah berjalan dinamis namun memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Tubaba," ujarnya.

Komentar