Humaniora

PPNI Lampung Temui Jokowi Bahas Nawacita Kesehatan

Foto: Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) melakukan kunjungan ke Istana Negara menemui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk membahas mengenai nawa cita di bidang kesehatan pada Selasa (4/12/2018) kemarin.

Ketua DPW PPNI Provinsi Lampung, Dedi Afrizal mengatakan pihaknya bersama DPP dan DPW PPNI se-Indonesia bertemu dengan Presiden RI untuk membahas mengenai peran profesi perawat dalam mendukung program nawacita bidang kesehatan khususnya upaya promotif dan preventif.



Ketua DPRD Provinsi Lampung ini menceritkan salah satunya pihaknya mengusulkan program satu perawat disetiap desa. Dengan maksud dimana perawat diberikan tugas untuk melakukan edukasi kepada masyarakat dalam bidang kesehatan sesuai PHBS, monitoring kesehatan masyarakat, dan melaksanakan pelayanan dasar bidang kesehatan melalui pembiayaan dana desa.

"Hal ini diharapkan dapat menekan angka kesehatan sehingga dapat menekan penggunaan dana BPJS," katanya kepada Lampost.co, Rabu (5/12/2018).

Kemudian ia mengatakan pihaknya mengusulkan kepada Joko Widodo untuk meningkatkan status perawat honor dan TKS dalam pengangkatan PPPK sesuai Peraturan Pemerintah 49 tahun 2018  tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain juga pihaknya membahas mengenai penetapan hari berdirinya PPNI 17 maret menjadi Hari perawat Nasional.

"Kita juga membahas mengenai fasilitasi akses pengiriman perawat keluar negeri, dengan mempersiapkan SDM sejak dalam proses pendidikan. Kemudian memperbaiki regulasi pemberian jasa/gaji di lembaga pelayanan swasta (RS dan Klinik) setidaknya 3 kali UMK sebagaimana yang berlaku di sebagian besar negara ASEAN," kata Ketua Tim Kemenangan Daerah Koalisi Indonesia Kerja Jokowi - Amin Provinsi Lampung ini

Dedi Afrizal juga mengatakan Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri Sekretariat Negara dan Kepala PPSDM Kementerian Kesehatan akan mendalami usulan PPNI dan akan melakukan tindaklanjut bersama Kementrian terkait.

Komentar