Lampung

Polsek Bengkunat Sosialisasikan Perda dan Pemahaman Hukum di Ngambur dan Pesisir Selatan

Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono (dua kanan), saat memberikan arahan dan pemahaman tentang perda kepada masyarakat. (Lampost.co/Deta Citrawan)

KRUI (Lampost.co) -- Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono memberikan pemahaman hukum tindak pidana ringan (Tipiring) kepada masyarakat Kecamatan Ngambur, dan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), di aula Kecamatan Ngambur, Kamis (9/8/2018).

Selain itu, dirinya juga mensosialisasikan peraturan daerah (Perda) Kabupaten Pesibar, yang berkaitan dengan Tipiring.



Pihaknya juga menyampaikan agar masyarakat Kecamatan Ngambur dan Pesisir Selatan, dapat memahami dan menaati Perda Pesisir Barat dan menghindari kegiatan-kegiatan yang negatif.

Kapolsek juga memberikan arahan tentang hukum yang berkaitan dengan Perda. Bahwasanya Perda dibuat berdasarkan landasan filosofis, landasan yuridis, dan landasan politis.
“Bahwa Perda mengacu tindak pidana Ringan berdasarkan pasal 205 Ayat (1) KUHAP yang diperiksa menurut acara pemeriksaan Tindak pidana Ringan ancaman dengan pidana penjara atau kurungan paling lama tiga bulan kurungan dan atau denda Rp7500,” jelas Ono.

Masih kata dia, dalam Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang penyesuaian batasan Tipiring dan jumlah denda dalam KUHP dirubah batasan kerugiannya dari Rp7.500 menjadi dibawah Rp2.500.000.

Perda dibuat tidak melanggar perundang-undangan diatasnya, dihimbau kepada Uspika juga masyarakat agar dapat menjalin kerja sama dengan baik, serta menekankan kepada seluruh masyarakat agar tidak menggunakan narkoba.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengajak kepada seluruh kalangan masyarakat agar bisa membantu dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Bengkunat.

Komentar