Pilgub

Politik Uang di Lapas Rajabasa, Narapidana Ini Dituntut 38 Bulan

Bagikan uang ajak narapidana lain coblos nomor urut 3, narapidana ini dihukum 38 bulan kurungan. (Foto: Lampost/Febi Herumanika)

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menjatuhkan tuntutan terhadap terdakwa MGS Intan Dermawan, narapidana Lapas Rajabasa yang diduga membagi-bagikan uang terhadap narapidana lainnya dengan maksud untuk memilih pasangan nomor urut tiga dalam pemilihan gubernur Lampung 27 Juni 2018 lalu. Hal ini terungkap di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang, Kamis (26/7/2018).

Terdakwa dijatuhi hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum dengan pidana penjara selama 38 bulan. Selain pidana tuntutan itu, jaksa Irfansyah bersama Jaksa M. Randy Al Kaisya menjatuhkan pidana denda sebesar Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan.



Menurut Jaksa Irfansyah, perbuatan MGS Intan Dermawan sebagaimana diatur diancam dan dalam pidana pasal 187A (2) Jo Pasal 73 Ayat 4 UU RI Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menjadi undang-undang.

Terdakwa Intan, kata Jaksa dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu atau tidak memilih jalan tertentu.

Berdasarkan fakta hukum bahwa benar terdakwa memberikan uang kepada tiga terdakwa lainnya. Bahwa benar dalam pemberian uang tersebut bertujuan untuk memilih pasangan nomor urut 3 pada Pemilihan Gubernur pada 27 Juni 2018 lalu.

"Sebelum pada tuntutan izinkan kami telah dahulu membacakan hal yang memberatkan terdakwa. Pertama terdakwa tidak mengakui perbuatannya, hal yang kedua terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan, terdakwa juga pernah dihukum. Hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan dalam persidangan. Menuntut menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa MGS Intan Dermawan, selama 38 bulan serta denda Rp200 juta subsider 2 bulan. Menyatakan barang bukti berupa uang tunai Rp250 juta dirampas untuk negara," katanya.

 

Komentar