Kriminal

Polisi Temukan Kejanggalan Kasus Pencurian Uang Gaji Satpol PP Tubaba

Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images

MENGGALA (Lampost.co) -- Banyak kejanggalan dalam aksi pencurian yang menggondol uang ratusan juta rupiah dari tangan bendahara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Manaf. Kasus pencurian yang meraibkan uang gaji Satpol PP senilai Rp355 juta itu pun, kini tengah ditangani polisi dan masih dalam tingkat penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Zainul Fachry menilai banyak keteledoran dari Manaf, sehingga uang ratusan juta tersebut raib. Selain membawa uang dengan jumlah besar seorang diri, Manaf juga tidak meminta pengawalan aparat kepolisian serta meninggalkan uang di dalam mobil tanpa dikunci.



Ketika di dalam bank pun lanjut Zainul, Manaf sempat meninggalkan begitu saja uang tersebut diatas kursi saat ia menghampiri lagi kasir untuk memberi uang tips.

"Intinya dia ini teledor. Bahkan berdasarkan rekaman cctv di bank setelah dia terima duit dari teller, tas berisi duit ditinggal begitu saja di bangku pada saat dia memberikan uang tanda terimakasih ke teller," kata Zainul, kepada Lampost.co, Minggu (17/2/2019).

Meski banyak spekulasi bermunculan atas kasus tersebut. Namun, Zainul masih enggan berspekulasi tentang pelaku. Zainul menyebut kasus tersebut kini masih Fifty-Fifty antara kasus pencurian murni atau ada rekayasa dari korban. "Korban ini kenapa lalai sekali, ini yang buat kita curiga. Kita bawa duit Rp10 juta aja enggak mungkin ditinggglin di mobil. Tapi nanti kita lihat hasil penyelidikan, bisa rekayasa bisa juga murni pencurian," ujar dia.

Sebagai informasi uang senilai Rp355 juta tersebut raib dari dalam mobil Bendahara Sat Pol PP Tubaba Manaf yang terparkir di depan potokopi di wilayah Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, sesaat usai dia mengambil dari bank, Jumat (15/02/2019).

Komentar