Lampung

PMPK Pringsewu Dorong Produk Unggulan Desa

Swkretaris Dinas PMPK Pringsewu Ivan Kurniawan memperlihatkan budidaya jamur. Dok/Dinas PMPK

PRINGSEWU (Lampost.co) -- Dinas Pemdayaan Masyarakat Pekon dan Kelurahan (PMPK) Kabupaten Pringsewu akan terus mendorong membangun prodak unggulan desa. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas PMPK Kabupaten Pringsewu Ivan Kurniawan, kepada Lampost.co, Minggu (25/8/2018).

Menurutnya program unggulan kawasan pedesaan atau biasa disebut Prukades merupakan langkah untuk memajukan desa dengan menciptakan produk unggulan desa/pekon.



Menurutnya Prukades adalah program pertama dari empat priotitas yang dicanangkan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) dalam program Dana Desa. "Jika sebuah desa telah menemukan produk unggulan untuk dikembangkan maka lebih mudah bagi desa untuk membangun akses pasar dan bisa dikembangkan dalam skala besar sehingga lebih menguntungkan," kata dia.

Ivan Kurniawan menambahkan penentuan produk unggulan dapat mempertimbangkan beberapa hal, yakni produk berasal dari potensi lokal, memiliki pasar yang besar sehingga produk akan mudah terjual dan menghasilkan keuntungan yang melimpah dan produk dapat mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan ekonomi lainnya, sehingga mampu memberi kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Kemudian tidak mematikan atau bertolak belakang dengan usaha yang umumnya dijalankan di desa.

Dia mengatakan produk unggulan juga bisa mempertimbangkan produk yang sedang tren di pasaran.Dengan mempertimbangkan beberapa hal di atas penentuan produk unggulan akan mudah dilakukan dan memperkecil kemungkinan kesalahan penentuan produk.

Dia menjelaskan penentuan produk unggulan kawasan pedesaan akan memberikan banyak keuntungan diantaranya adalahmenjadikan petani lebih terampil dan ahli, mempermudah akses modal, investasi bisa dilakukan pada kerja sama on farm (budidaya), off farm (pengolahan komoditi) dan market (pemasaran). Sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan semakin cepat dan merata.

Komentar