Lampung

Plt Bupati Lamsel Mangkir Sebagai Saksi Kasus Korupsi Proyek Infrastruktur

Foto. (Lampost.co/Febi Herumanika)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto tidak hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek infrastruktur Kabupaten Lampung Selatan dengan terdakwa Direktur PT Prabu Sungai Andalas, Gilang Ramadhan, Rabu (7/11/2018).

Jaksa KPK Sobhari Kurniawan mengatakan, hari ini pihaknya berencana menghadirkan enam orang saksi. Diantaranya, Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto, Ketua DPRD Lamsel Hendry Rosyadi, Advocat Sopian Sitepu, PNS Bagian Keuangan Dinas PUPR Lamsel Munzier dan dua orang lainnya dari CV 9 Naga. Namun yang hadir hanya tiga orang yakni, ketua DPRD, Advokat, dan PNS dari PUPR.



"Nanang Ermanto tidak hadir tanpa alasan. Bisa dikatakan dia itu mangkir," ujar JPU KPK usai sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang.

Shobari menegaskan, kepada setiap saksi yang tidak hadir, dapat dikenakan sanksi berupa penjemputan paksa. Perlakuan itu berlaku apabila saksi yang akan dijemput paksa memiliki peran penting dalam perkara yang sedang didalami.

Namun untuk Nanang, hal itu seperti tidak berlaku. Karena kita anggap peran dia dalam perkara ini tidak terlalu riskan.

"Nanang Ermanto akan dijadwalkan untuk hadir lagi sebagai saksi. Permintaan itu dimaksudkan untuk mengklarifikasi tentang penerimaan sejumlah duit dari Agus Bhakti Nugroho dan Gilang Ramadhan," katanya.

 

Komentar