Lampung

PLN Sosialisasi Pembebasan Lahan Pembangunan Gardu Induk

PT PLN menggelar sosialisasi pembebasan lahan yang terkena pembangunan gardu induk listrik tegangan tinggi 150 kV di balai desa Kuripan, kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Senin (9/7/2018). (Foto: Lampoat/ Aan Kridolaksono)

KALIANDA (Lampost.co)--PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengelar sosialisasi pembebasan lahan pembangunan Gardu Induk listrik 150 kV di balai desa Kuripan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Senin (9/7/2018). 
Sosialisasi pembebasan lahan yang terkena proyek pembangunan gardu induk untuk menunjang jaringan listrik interkoneksi bawah laut antara Sumatera Selatan-Pulau Jawa itu dihadiri unsur pimpinan kecamatan Penengahan,  aparatur desa Kuripan dan 51 warga pemilik lahan yang terkena dari pembangunan gardu induk tersebut. 
Menurut Prabu, perwakilan dari PLN UIP Sumbagsel, setidaknya membutuhkan lahan seluas 2,28 hektar untuk pembangunan gardu induk jaringan listrik interkoneksi di desa Kuripan ini. Ia berharap kahan warga yang terkena dampak dari pembangunan gardu induk dapat mendukung pemerintah dalam mengatasi krisis listrik.
“Kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan gambaran atau tata cara pengerjaan dalam pembangunan infrastruktur jaringan listrik. Jika sudah berjalan program pemerintah ini, kita bakal surplus listrik,” kata dia.

Komentar