Lampung

Peternak di Kecamatan Sekampung Dukung Penuh Kegiatan Yanduwan 

Petugas Yanduwan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim sedang memeriksa ternak sapi, Jumat (7/9/2018). (Lampost/Djoni Hartawan Jaya)

SUKADANA (Lampost.co) -- KEGIATAN pelayanan terpadu kesehatan hewan (Yanduwan) yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim terus berjalan. Hingga saat ini Yanduwan telah menangani sejumlah 2.243 ekor ternak sapi dan mendapatkan dukungan penuh dari para peternak.

Bahkan para peternak berharap agar kegiatan yang memang sangat positif tersebut, jangan hanya berhenti pada 2018 saja, tetapi juga  dapat terus berlangsung setiap dan sepanjang tahun-tahun kedepan. 



Untuk diketahui, Yanduwan merupakan kegiatan pelayanan terpadu kesehatan hewan. Kegiatan tersebut dilaksanakan  dalam rangka meningkatkan status kesehatan ternak dan mendukung program upaya khusus sapi betina wajib bunting (UPSUS Siwab).

Kegiatan yanduwan itu sendiri lanjut Himawan, diantaranya meliputi  penyuluhan dan sosialisasi kegiatan kepada masyarakat peternak,  pemberian suplemen vitamin,  pemberian obat cacing, pemeriksaan kebuntingan, penanganan gangguan reproduksi serta pengobatan bagi ternak yang sakit . 

Adapun dalam pelaksanaannya kegiatan itu melibatkan petugas medik dan paramedik veteriner, petugas lapangan yaitu KPD Perikanan dan Peternakan di kecamatan serta petugas inseminator,  pamong desa serta masyarakat peternak. Di Kabupaten Lamtim sendiri, sejak kegiatan itu dilaksanakan beberapa bulan lalu, hingga Kamis (6/9/2018) sudah menangani atau melayani sejumlah 2243 ekor ternak sapi yang tersebar di belasan kecamatan di Lamtim.

Salah seorang peternak sapi di Desa Sumber Gede, Kecamatan Sekampung, Mulyanto, Jumat (7/9/2018) mengatakan, kegiatan Yanduwan itu sngat positif dan sangat penting bagi peternak. Sebab melalui kegiatan itu, peternak bukan hanya bisa memeriksakan atau mengobati hewan ternak mereka yang bermasalah saja, tetapi juga bisa berkonsultasi serta mendapatkan tambahan wawasan dalam rangka pengembangan usaha peternakan yang mereka lakukan.

Karena itulah kata dia, para petrnak mendukung spenuhnya kegiatan Yanduwan itu di lapangan. Kemudian selain itu peternak juga berharap agar kegiatan yang sangat positif tersebut dapat berlangsung terus sepanjang dan setiap tahun ke depan. “Karena memang sangta positif bagi peternak maka kami sngat mendukung kegiatan tersebut dan kalau bisa terus berlangsung sepanjang dan setiap tahun kedepan,” katanya.

Hal senada  juga diungkapkan oleh salah seorang peternak sapi di Desa Giri Klopo Mulyo, Kecamatan Sekampung, Rakim. Menurut dia, kegiatan Yanduwan yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan, Kabupaten Lamtim itu memang sngta dibutuhkan dan sangat membantu para peternak. Karena dengan adanya kegiatan itu para peternak tidak perlu jauh-jauh atau bersusah payah untuk mendapatkan informasi atau mengobatai hewan ternak mereka yang mengalami gangguan kesehatan.

Karena itu pula tambah Rakim, pihaknya juga sangat mendukung terlaksananya kegiatan itu. Namun dia juga berharap agar dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, pihak Dinas Perikanan dan Peternakan dapat memberikan waktu yang lebih panjang bagi petugas yang melakukan pelayanan di wilayah kecamatan. Dengan waktu yang lebih panjang itu hewan-hewan ternak khususnya sapi akan lebih banyak terlayani.

 

 

Komentar