Lampung

Pesisir Barat Bentuk Formasi Penerimaan 500 CPNSD  

Formasi CPNSD Pesisir Barat. (Ilustrasi)

KRUI (Lampost.co)--Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pesisir Barat, pada Rabu (12/9/2017) telah membentuk kepanitiaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 tingkat Kabupaten. Pesisir Barat mendapat formasi untuk perekrutan CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sebanyak 500 formasi.

Kepala BKD Pesisir Barat, A.Zulqoini Syarif, mengatakan pada perekrutan CPNS tahun 2018, Pesisir Barat mendapat formasi untuk kuota 500 CPNS dengan rincian formasi tenaga guru sebanyak 250 kuota diantaranya Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 18 kuota, Pendidikan Matematika 16 kuota, Pendidikan Agama Islam 45 kuota, Guru SD 66 kuota, Pendidikan Agama Hindu delapan kuota, Pendidikan Kewarganegaraan (PPKN) 14 kuota.



Kemudian, Pendidikan Bimbingan dan Konseling 16 kuota, Baha Inggris 15 kuota, Teknologi Informatika 13 kuota, IPS 10 kuota, IPA 12 kuota, Bahasa Indonesia 12 kuota dan Kesenian atau Sendratasik lima kuota. 

Sementara itu, formasi tenaga kesehatan dengan jumlah 200 kuota diantaranya tenaga kesehatan lingkungan sembilan kuota, dokter umum 14 kuota, kesehatan gizi 14 kuota, kebidanan (Diploma III) sebanyak 21 kuota, kesehatan masyarakat 11 kuota, kebidanan (Strata I) sebanyak sembilan kuota.

Selanjutnya, keperawatan gigi 11 kuota, analis kesehatan sembilan kuota, apoteker sembilan kuota, dokter gigi 17 kuota, keperawatan (S1) sebanyak 21 kuota, keperawatan (D3) sebanyak 30 kuota, farmasi 10 kuota, dokter spesialis kandungan dua kuota, tekhnik lingkungan dua kuota, dokter spesialis penyakit dalam dua kuota, dokter spesialis bedah satu kuota, dokter spesialis anestesi dua kuota.

“Lalu, dokter spesialis anak dua kuota, gizi (S1) satu kuota, kesehatan gizi (D3) satu kuota, kebijakan kesehatan/kesehatan masyarakat (S1) satu kuota dan kesehatan masyarakat (S1) satu kuota,” kata Zulqoini.

Sedangkan, untuk formasi tenaga teknis sebanyak 50 kuota. “Serta S1 teknis sipil dan perencanaan tata ruang/studi pembangunan/ekbang/manajemen transportasi/kependudukan/ketahanan nasional satu kuota,” jelasnya.

Dikatakannya, formasi yang paling mendominasi yakni formasi tenaga guru, karena di kabupaten ini untuk tenaga guru masih cukup kekurangan. 

Kabupaten Pesisir Barat termasuk cukup banyak mendapat formasi dibandingkan kabupaten/kota lain khususnya di Provinsi Lampung ini. Hal ini menunjukan bahwa kabupaten Pesisir Barat masih menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Pekan ini kita juga akan kembali berkoordinasi ke Kemenpan-RB dan juga ke BKN terkait dengan persiapan perekrutan CPNS di Kabupaten ini, karena semuanya akan ditangani Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Komentar