Ekonomi dan Bisnis

Pertamina Tambah Pasokan 350 Ribu Tabung Gas Elpiji 3 Kg

(Foto:Dok.Pertamina)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--PT Pertamina kembali menambah pasokan elpiji subsidi 3 kg ke Lampung sebanyak 350 ribu tabung. Penyaluran tambahan pasokan elpiji 3 kg itu akan dilakukan mulai 7 hingga 9 September 2018.

Menurut Sales Executive  Elpiji Pertamina Lampung Widhi Tri Adi Hidayat, penyaluran tambahan pasokan elpiji 3 kg juga dilakukan pada Minggu yang biasanya tidak ada penyaluran. Sebelumnya PT Pertamina juga sudah memberikan pasokan tambahan 196 ribu tabung ke Lampung. Penambahan dilakukan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan elpiji 3 kg di masyarakat.
 
Diakuinya, peningkatan konsumsi elpiji terbanyak ada pada sektor pertanian. Hal itu disebabkan sampai sekarang curah hujan di Lampung belum cukup tinggi. Kemudian petani menggunakan pompa air dengan bahan bakar elpiji 3 kg dengan konsumsi rata-rata per mesin tiga tabung per hari. "Kami imbau masyarakat tidak membeli elpiji 3 kg secara berlebihan karena pasokan elpiji 3 kg dalam kondisi aman tidak ada kendala," Katanya. 



Menurut dia, kesadaran masyarakat kalangan menengah atas, sektor industri, rumah makan juga harus ditingkatkan untuk tidak menggunakan elpiji 3 kg. Elpiji bersubsidi itu hanya untuk masyarakat miskin. 

Operasi pasar juga dilakukan Pertamina dan Pemerintah Daerah di berbagai wilayah Lampung seperti Lampung Selatan, Lampung Barat, Lampung Tengah, dan Tanggamus. Total sampai saat ini sebanyak 37 titik. 
Pertamina juga menegaskan untuk masyarakat kalangan menengah atas, sektor industri, rumah makan, jasa laundry, peternakan ayam menggunakan elpiji non Subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg. Elpiji nonsubsidi sudah tersedia di seluruh pangkalan elpiji dengan harga berkisar Rp75 ribu per tabung. Menurutnya, masyarakat menengah keatas yang mempunyai tabung elpiji 3 kg kosong juga bisa langsung menukarkan tabungnya dengan Bright Gas 5,5 kg tanpa tambahan biaya. 

"Untuk dua tabung gas elpiji kosong bisa ditukar 1 tabung Bright Gas 5,5 kg di pangkalan elpiji. Penukaran juga bisa melalui contact Pertamina pada nomor 1-500-000," Katanya. 

Komentar