Lampung

Penyerapan Anggaran Ditarget 92 Persen

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Lampung Alfiker Siringoringo (kiri) dan Sekprov Lampung Sutono bersalaman usai rakorda pelaksanaan anggaran tahun 2017 di aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan Lampung, Rabu (18/10/2017). Dok. Ditjen Perbendaharaan Lampung

 

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Penyerapan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Lampung hingga Oktober 2017 baru mencapai 63,985. Target realistis yang bisa tercapai sampai akhir tahun 92%.
Sekretaris Provinsi Sutono menjelaskan pelaksanaan anggaran di satuan kerja kementerian wilayah Lampung seharusnya mencapai 75% sampai Oktober 2017. Namun, realisasi penyerapannya baru menyentuh angka 63,98% sehingga pihaknya pun meragukan pencapaian yang menyentuh 95%, terlebih terealisasi penuh 100%.
Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan hanya ditargetkan 92% di tahun ini. "Kalau 95% enggak mungkin, tetapi kalau 92% kami optimistis bisa dicapai dan itu tujuan penyerapan kami. Target itu sudah cukup baik," kata Sutono usai rapat koordinasi daerah pelaksanaan anggaran tahun 2017 di aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Lampung, Rabu (18/10/2017).
Menurut dia, target minimal itu harus diupayakan untuk didapatkan. Sebab, jika target 92% itu tidak tercapai, anggaran satker kementerian di Lampung akan dipangkas. "Ya, diberikan dana besar malah tidak digunakan, maka kemungkinan besar akan dipotong anggarannya," katanya.
Untuk itu, dalam rapat tersebut dibahas beberapa hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan anggaran sehingga pencapaian masih jauh dari target, yaitu sistem penyerapan yang kurang baik di satker. Dengan demikian, seluruh kuasa pengguna anggaran (KPA) setiap satker perlu mempercepat proses pelaksanaan anggaran.
"Ada indikator yang harus dipantau, salah satunya penyerapan yang berkaitan dengan sistem kontraknya, itu harus dikontrol. Untuk itu, kami juga meminta agar efisiensi dan efektif dalam melakukan pelaksanaan anggaran dan jangan melakukan perubahan di luar dari rencana yang dibuat," ujarnya.

Komentar