Lampung

Pemda Tubaba akan Bagikan 2.513 PIN Untuk Sang Juara Kelas

Amrullah MT (dua dari kiri baju putih) berpose dengan bupati, Umar Ahmad dan wakil bupati Fauzi Hasan (baju putih), setelah melakukan penandatanganan MOU dengan politeknik kelapa sawit CWE Bekasi, beberapa waktu lalu.

PANARAGAN (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pendidikan setempat memiliki cara yang berbeda dalam mengapresiasi siswa peraih prestasi sekolah yang ada di daerah yang memiliki visi maju, sejahtera dan berdaya saing.

Bertepatan pada perayaan hari ulang tahun (HUT) RI ke-73, sebanyak 2.513 orang pelajar dari masing-masing jenjang pendidikan akan diberikan personal identification number (PIN), dan piagam siswa berprestasi, serta berkesempatan ikut berkunjung ke istana negara bertemu presiden RI Joko Widodo.



Sang juara tersebut adalah siswa siswi terbaik dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan di tambah sekolah yang bernaung di bawah kementerian agama (MI,MTs,MA) dengan rincian sebagai berikut, tingkat SD 1.179 orang, SMP 777 orang siswa, SMA 249 orang siswa, SMK 275 orang siswa, dan dari kemenag (MI,MTS,MA) sebanyak 33 orang siswa.

Kepala dinas pendidikan Tubaba, Amrullah menjelaskan tujuan pemberian reward berupa PIN dan piagam serta kunjungan ke istana negara tidak lain untuk dorongan motivasi para pelajar untuk lebih giat lagi mengembangkan potensi dan mempertahankan prestasi terbaik hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Kami berharap sang juara ini nantinya akan termotivasi untuk terus berkompetisi sehat mengejar cita-cita mereka dengan prestasi di bidangnya masing-masing, sehingga mampu bersaing secara global,” kata dia.

Penerima PIN adalah juara umum di masing-masing sekolah dengan jumlah keseluruhannya mencapai 847 orang siswa terdiri dari 386 orang siswa tingkat SD, 246 siswa SMP, 90 orang tingkat SMA, 92 tingkat SMK dan 33 orang siswa dari Kementerian agama.

"Pemberian motivasi ini penting, sejalan dengan misi pembangunan daerah yakni terwujudnya Kabupaten Tubaba yang Maju, Sejahtera, dan Berdaya Saing. Hal tersebut menuntut tidak hanya pembangunan sarana dan prasarana namun juga peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Bumi Ragem Sai mangiwawai ini," ujarnya.

 

Komentar