Generasi Emas

Pembelajaran Tematik Rangsang Kecerdasan

Siswa dan guru TK Islam Adz Dzikri Way Halimpermai, Bandar Lampung, berfoto bersama di halaman sekolah usai mengikuti kegiatan bermain dan belajar, Sabtu (9/12/2017). LAMPUNG POST/YUSMART DWI SAPUTRA

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Pada anak usia dini, pengenalan konsep pengetahuan harus dilakukan secara konkret dan melalui pengalaman langsung. Model pembelajaran tematik atau melalui tema-tema tertentu, dinilai menjadi cara pembelajaran yang sesuai bagi anak usia dini.
Taman Kanak-kanak (TK) Islam Adz Dzikri yang beralamat di Jalan Pulau Buru, Gang Moro Senang No. 7, Way Halim Permai, Bandar Lampung, merupakan salah satu lembaga yang melakukan pembelajaran melalui pendekatan tematik terpadu. Sekolah itu menerapkan pembelajaran tematik dan saintifik secara bersamaan.
Kepala TK Islam Adz Dzikri, Elfia Rozana, mengatakan pola pembelajaran tematik dan saintifik dilakukan agar seluruh aspek kecerdasan siswa dapat berkembang sesuai usia, mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak.
Ia menjelaskan pembelajaran tematik terpadu dilakukan dengan membuat berbagai tema pembelajaran, setiap tema akan dilakukan melalui beragam kegiatan bermain yang akan dialami siswa. Menurut Elfia, secara langsung anak akan mendapatkan pengalaman bermakna.
Selain itu, melalui model pembelajaran tematik, Elfia menilai guru akan lebih mudah membimbing siswa memusatkan perhatian pada satu konsep serta mendorong mereka mampu mencapai penguasaan kompetensi dari setiap tema, secara bertahap.
“Konsep belajar itu adalah langsung berpraktik dengan tema yang ada, tujuannya untuk merancang pengalaman belajar yang dapat memengaruhi kebermaknaan belajar serta mengasah keterampilan anak dalam mengembangkan kompetensinya,” kata dia, Sabtu (9/12/2017).
Elfia mengatakan melalui pembelajaran tematik setiap siswa mendapatkan pengalaman yang relevan sesuai perkembangan usia mereka. Contohnya saat penanaman berbagai karakter, seperti kemandirian, kedisiplinan, hingga ketaatan pada agama. Melalui pengalaman langsung, anak tidak hanya memahami konsep, tetapi tertanam dalam diri sebagai karakter.
“Inilah ciri khas yang diperoleh pada pembelajaran dengan model tematik. Kami menerapkannya di sekolah agar siswa dapat mengembangkan keterampilan sosialnya, belajar bekerja sama, dan saling berkomunikasi antarsiswa,” ujar dia.
Selain pendekatan tematik terpadu, Elfia juga mengatakan bahwa TK Islam Adz Dzikri juga melakukan pendekatan melalui model pembelajaran saintifik. Menurutnya, pendekatan saintifik dilakukan dengan mendorong siswa memiliki kemampuan berpikir kritis, mampu menganalisis suatu hal, serta dapat memecahkan masalah.
“Sederhana saja dalam pelaksanaan pembelajaran saintifik. Pada pelaksanaannya anak cukup dibimbing untuk mengamati, bertanya, dan mengumpulkan informasi sehingga guru dapat memahami apa yang telah berkembang pada diri siswa,” kata dia. 

Komentar