Wat Wat Gawoh

Pawang Banteng

Ilustrasi (Foto: Dok/Google Images)

HEWAN liar memang sangat sulit untuk dikendalikan manusia karena insting hidupnya yang selalu menolak berinteraksi dengan makhluk lain. Bahkan, bisa menjadi ancaman manusia terkait insting hewan liar yang buas.

Na... kik lemawong no, senangun acak dia segok kham. Mawat dia kik aga jadi pahauni (Nah... kalau harimau, memang lebih baik sembunyi. Tidak mau jika bakal jadi mangsanya).



Namun ini cerita tentang pawang banteng alias penunggang rodeo diamuk tunggangannya saat final kejuaraan di Brasil. Meskipun mengenakan helm dan rompi pelindung, Ueliton Flavio de Oliveira, terluka parah saat ia melompat dari banteng itu.

Situs Metro.co.uk telah memutuskan untuk tidak menunjukkan rekaman ini karena sifatnya yang mengerikan. Pasalnya dalam monitor TV yang merekam acara itu menangkap momen mengerikan kejadian itu.

Seno do senangun adu hukumni. Memain apui, ya aga celaka tesuah ulehni. Wat-wat gawoh (Itu memang sudah risikonya. Bermain api, bakal celaka terbakar olehnya. Ada-ada saja).

Penunggang profesional berusia 24 tahun itu bersaing di semifinal edisi ke-56 Pameran Pertanian Paranaiba yang diadakan di Brasil. Dia menduduki peringkat ke-11 dalam klasemen sementara.

Dia membutuhkan tunggangan yang bagus untuk mendapatkan tambahan pada nilai yang menjanjikan hadiah tertinggi 15.000 reais (Rp57 juta) dan telah menyelesaikan waktu minimum. Tinggal delapan detik di atas tunggangannya, menunggu bel berbunyi untuk kesuksesannya, ketika kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada 8 Juli lalu.

Komentar