Pemilu 2019

PAN Ngotot Bela Bacalegnya Mantan Koruptor

Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Lampung ngotot membela bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) partainya yang merupakan mantan terpidana korupsi untuk ikut kedalam konstelasi pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2018 mendatang.

Politisi PAN yang mantan terpidana kasus penggelapan dengan hukuman 9 bulan percobaan  atas nama Bonanza Kesuma (BK) bacaleg DPRD Provinsi Lampung untuk daerah pemilihan (dapil) 7 yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah



Sekretaris DPW PAN Provinsi Lampung, Ahmad Iswan Handi Cahya mengatakan bahwa hak politik warga negara dalam pencalonan diberikan ruang yang seluas-luasnya. Ia juga mengakui bahwa bacalegnya ada kelalaian mengenai administrasi.

"Kami sudah memenuhi hak warga negara indonesia dalam demokrasi. Maka diberikan kesempatan dalam mediasi ini.  Alhamdulilah kita terjadi kesepakatan dan kesepahaman untuk dapat melengkapi dokumen yang diminta KPU sebagai penyelenggara," kata Iswan usai sidang mediasi penyelesaian sengketa proses pemilu di Kantor Sentral Gakkumdu, Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, Rabu (12/9/2018).


Kemudian ia mengatakan berdasarkan tanggapan masyarakat, maka pihaknya memenuhi ketentuan yang diminta oleh KPU. Ia juga mengatakan persoalan hukuman Bonanza sudah lama terjadi di tahun 2003-2004. Saat ini Bonaza juga duduk di kursi DPRD Kabupaten Lampung Tengah.

"Ada kesepakatan dan sepaham dalam memenuhi kententuan sesuai dengan PKPU yang berlaku. Akan kita lengkapi sampai Kamis ini pukul 16.00 WIB. Berkas ini terkait surat putusan pengadilan, surat keterangan dari kejaksaan, pengumuman di media masa, dan surat keterangan dari media (Harian Momentum.red). Sudah kita ajukan namun aslinya dalam perjalanan," katanya.

Sementara itu Bonanza Kesuma tidak banyak berkomentar dan menanggapi persoalan tersebut. "Sudah dijelaskan. Sudah cukup," katanya sambil berlalu.

Komentar