Kriminal

Oknum Polisi Polres Lambar Diduga Bandar Narkoba

Kabid Propam Polda Lampung Kombespol Hendra Supriatna. (dok Lampost.co/Asrul)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Oknum polisi Polres Lampung Barat, berinisal Brigadir AD diduga kuat merupakan seorang bandar narkoba. Kasatnarkoba Polresta Bandar Kompol M. Ali Muhaidori mengatakan dari pemeriksaan sementara, Brigadir AD diduga merupakan bandar atau pemasok. Namun masih didalami. "Dari pemeriksaan, dia ini pemodal, yang memberikan uang ke kurir-kurir, " kata dia, Kamis (20/9/2018).

Sebelumnya, pihaknya mengamankan Brigadir AD, di Indekost  Kelurahan Bumi Waras, dan diamankan 1,5 butir, dan pirek serta mengamankan Dini dan Meka teman wanitanya. Penangkapan tersebut berdasarkan pengembangan terduga Kurir yakni Eka Aristan di Bumiwaras, dengan barang bukti 13 pil inek,  Aris Susanto (31) dan Agung (28) di Pekon Ampai. Semuanya ditangkap pada Selasa (18/9/2018). 
"Penangkapan dia (red Brigadir AD) dengan pelaku lainnya, masih kita dalami," katanya.



Terpisahg, Bidang Propam Polda Lampung bakal memberikan Sanski kode etik, kepada oknum Polres Lampung Barat, berinisal Brigadir AD, yang terlibat perkara narkoba. Kabid Propam Polda Lampung Kombespol Hendra Supriatna mengatakan, sesuai dengan aturan bila anggota kepolisian menjadi pelaku pidana, khususnya penyalahgunaan narkoba, tentunya Sanski kode etik bakal diberikan.

"Ya kan pidananya, sedang di proses di Polresta Bandar Lampung, pastinya kalau pidana bisa kena kode etik, cuma kita tunggu dulu Pidananya," kata dia.

Menurutnya, hingga saat ini Bidang Propam Polda Lampung belum menerima pelimpahan pelaku, untuk diberikan pembinaan khusus (Binsus).

 

Pasti di binsus, tapi tunggu dari sana pelimpahan, kita belim terima," katanya.

Komentar