Tajuk Lampung Post

Menunggu Realisasi Embarkasi Penuh

Pemberangjatan jemaah calon haji Lampung diharapkan segera memiliki embarkasih penuh. (Ilustrasi/Lampost.co)

SEBAGAI salah satu gerbang masuk, wajah bandar udara (bandara) menjadi salah satu cermin kemajuan suatu daerah. Maju atau terbelakangnya suatu daerah bisa langsung dinilai siapa pun yang melihat kondisi bandara pada pandangan pertama.

Wajah Bandara Radin Inten II Lampung pun sudah disulap menjadi bandara modern. Sejumlah fasilitas meningkat drastis. Peningkatan status Bandara Radin Inten II menjadi embarkasi begitu dinantikan masyarakat Lampung.



Namun, penetapan embarkasi haji penuh di Lampung masih terganjal status Bandara Radin Inten II yang belum bertaraf internasional. Padahal, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama mendorong Kemenag untuk meninjau langsung fasilitas serta sarana prasarana di Bandara Radin Inten II serta Asrama Haji Rajabasa. Kemenag menyarankan Pemprov Lampung dapat meningkatkan status bandara menjadi bertaraf internasional sebelum embarkasi haji penuh diberikan.

Surat keputusan Kementerian Perhubungan terkait status Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional menghambat peralihan status bandara dari embarkasi haji antara menjadi embarkasi haji penuh. SK Kemenhub itu menjadi salah satu syarat agar embarkasi di Lampung menjadi embarkasi penuh.

Celakanya, hingga batas waktu akhir Maret 2018 yang diberikan Kementerian Agama syarat SK tidak terpenuhi sehingga akhirnya embarkasi penuh ditunda tahun depan (2019).

Pemprov Lampung dituntut serius menjadikan bandara kebanggaan masyarakat Lampung itu menjadi embarkasi penuh. Langkah-langkah strategis harus dilakukan dengan meminta bantuan DPR, Kementerian Sekretaris Negara dan Kemenag agar lebih intensif mengomunikasikan kepada Kemenhub. Jemaah calon haji Lampung 2018 tentu juga perlu bersabar. Meski belum musim ini, mudah-mudahan musim depan embarkasi penuh benar-benar terealisasi.

Perubahan Bandara Radin Inten II menjadi bandara embarkasi penuh yang aman, nyaman, dan patut dibanggakan merupakan impian masyarakat Lampung. Sekarang tinggal menunggu gerakan pemerintah. Apakah mampu mewujudkan mimpi itu atau tetap membuat Bandara Radin Inten II sebagai bandara yang belum bisa sepenuhnya memuaskan hati jemaah haji.

Komentar