Generasi Emas

Membina Prestasi hingga Toleransi Anak

Siswa TK Dharma Wanita Persatuan Kotaagung, Tanggamus, berfoto bersama para guru dengan mengenakan pakaian adat nusantara di sekolah setempat, baru-baru ini. Dok. LAMPUNG POST

KOTAAGUNG (lampost.co) -- Usia dini menjadi masa-masa emas untuk membangun karakter serta mengembangkan kecerdasan dan bakat anak. Karakter yang tertanam sejak dini diyakini mampu menjadi fondasi anak dalam bersikap ketika tumbuh dewasa.
Kepala Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Persatuan Kotaagung, Tanggamus, Ulfa Tania mengatakan salah satu karakter yang sudah harus ditanamkan pada anak sejak dini adalah rasa saling menghargai atau toleransi antarsesama.
Anak sudah harus mengetahui bahwa keberagaman, seperti suku, agama, dan latar belakang orang-orang di sekeliling mereka merupakan kekayaan yang membuat kehidupan makin berwarna dan indah. Untuk dapat menumbuhkan kecintaan tersebut, kuncinya anak perlu mendapatkan pemahaman perlunya saling menghargai perbedaan tersebut.
"Dengan mengetahui adanya perbedaan-perbedaan tersebut, sejak dini anak sudah akan belajar bertoleransi dengan bimbingan orang tua dan para guru," kata Ulfa, Jumat (15/12/2017).
Untuk makin memupuk rasa saling menghargai tersebut, siswanya juga kerap diajak mengikuti berbagai kunjungan edukasi, termasuk mengunjungi tempat-tempat ibadah umat beragama yang ada di sekeliling mereka.
"Melaui kegiatan kunjungan anak akan mengenal perbedaan dan menumbuhkan rasa toleransi antarsesama. Diharapkan anak dapat hidup rukun dan tidak ada lagi pertikaian antarumat beragama," ujarnya.
Sebagaimana lembaga pendidikan anak usia dini, TK Dhamra Wanita Persatuan Kotaagung menerapkan pola pendidikan melalui kegiatan bermain sambil belajar. Hal tersebut dilakukan guna mengakomodasi segala kecerdasan dan menggali bakat-bakat yang dimiliki setiap siswa agar menjadi sebuah prestasi.

Sekolah Berprestasi



Berdiri sejak 1 April 1974, TK Dharma Wanita Persatuan Kotaagung saat ini memiliki 110 siswa dari berbagai latar belakang. Melalui pembinaan yang dilakukan delapan tenaga pendidik dengan latar belakang pendidikan yang sesuai, menurut Ulfa, saat ini berbagai prestasi telah diperoleh sekolah dari para siswanya.
Seperti menjadi juara umum dalam lomba drumben se-Provinsi Lampung, juara I tari kreasi se-Kabupaten Tanggamus, serta juara berbagai perlombaan gebyar TK di lingkungan kabupaten Tanggamus.
Tidak hanya para siswa, guru di sekolah tersebut juga kerap meraih prestasi. Seperti kepala TK Dharma Wanita Persatuan Kotaagung, Ulfa Tania, yang kerap meraih berbagai penghargaan sebagai guru berprestasi di tingkat kabupaten hingga Provinsi Lampung, di antaranya menjadi juara I lomba karya ilmiah guru se-Provinsi Lampung.
Guru berprestasi lainnya di TK Dharma Wanita Persatuan Kotaagung adalah Armini, yang meraih penghargaan guru berprestasi se-Kabupaten Tanggamus.
Untuk mampu menghasilkan berbagai prestasi sekolah, khususnya yang ditorehkan para siswanya, menurut Ulfa, salah satu kunci yang diterapkan adalah membangun kerja sama dengan para orang tua siswa.
Di TK Dharma Wanita Persatuan Kotaagung, para orang tua siswa terhimpun dalam satu komunitas, yang kerap mengadakan berbagai kegiatan bersama. Seperti kegiatan pendidikan keluarga, kesehatan anak, hingga keterampilan lainnya. 

Komentar